Antipasi Teror Pembakaran Kendaraan di Wonosobo, Polres Gencarkan Patroli


Personel kepolisian melakukan pengecekan terhadap sejumlah kendaraan dalam kegiatan patroli malam dan dini hari.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Polres Wonosobo terus meningkatkan patroli malam dan dinihari. Hal itu dilakukan menyusul maraknya kasus pembakaran kendaraan di sejumlah wilayah di Semarang dan Kendal, baru-baru ini. Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah di Wonosobo dan mewaspadai orang-orang yang dinilai mencurigakan.

Kepala Bagian Operasi Polres Wonosobo Kompol Sutomo menyebutkan, setiap hari petugas dikerahkan melakukan patroli malam dan dinihari. Selain di jajaran polres, jajaran masing-masing kepolisian sektor juga melakukan patroli yang sama. "Seluruh wilayah kami sisir dalam patroli, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Pihaknya mengharapkan, dengan upaya yang dilakukan, dapat meminimalisasi keniatan orang yang akan melakukan tindakan jahat untuk mengurungkan niatnya. Diharapkan juga warga masyarakat dan pemerintahan hingga tingkat rukun tetangga (RT) kembali menghidupkan ronda malam guna mengantisipasi kejahatan di lingkungan masyarakat.

Selain di wilayah kota, Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto menyebutkan wilayah Polsek Kertek yang tergabung dalam Polsek Zona Timur meliputi Kertek, Kalikajar, Sapuran, Kepil dan Pospol Kalibawang, juga melaksanakan Patroli Singgung dan Patroli Gabungan. Patroli Singgung dilaksanakan dengan polsek yang berbatasan dengan wilayah hukum polsek lain.

"Polsek Kertek melaksanakan Patroli Singgung dengan Polsek Wonosobo dan bertemu di Rumah Sakit Indonesia (RSI) Wonosobo, dengan Polsek Kalikajar bertemu di Pertigaan Tempel. Patroli Singgung dengan perbatasan Polres Temanggung bertemu di Hotel Kledung Pass. Sementara Patroli Gabungan juga dilaksanakan Polsek Zona Timur," beber dia.

Menurutnya patroli dimulai apel di Mapolsek Kertek, dilanjutkan patroli menuju Perbatasan Purworejo masuk wilayah Polsek Kepil. Selain patroli juga dilakukan razia maupun pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat yang ditemui saat melaksanakan patroli. Dengan ini diharapkan bisa meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan masyarakat," tutur dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.