Mikro Bus Sarat Penumpang Nyaris Masuk Jurang di Jalur Watumalang

Sebuah mikro bus sarat muatan nyaris tergelincir ke dalam jurang di Desa Limbangan Kecamatan Watumalang, Wonosobo, Senin (25/2) sekitar pukul 16.30. Diduga mikro bus tersebut mengalami kelebihan muatan, jadi tidak dapat menanjak, sehingga kendaraan mundur dan terjerumus.

BANTU EVAKUASI MIKRO : Sejumlah warga membantu proses evakuasi sebuah mikro bus yang nyaris tergelincir ke dalam jurang di Desa Limbangan Kecamatan Watumalang, Wonosobo, Senin (25/2) sore.

WATUMALANG (FOKUSSABA)- Sebuah mikro bus sarat muatan nyaris tergelincir ke dalam jurang di Desa Limbangan Kecamatan Watumalang, Wonosobo, Senin (25/2) sekitar pukul 16.30. Diduga mikro bus bernomor polisi AA 1403 BF yang tengah dikemudikan Suharjo, warga Desa Kuripan Kecamatan Watumalang tersebut mengalami kelebihan muatan, sehingga mikro bus tersebut tidak dapat menanjak, sehingga kendaraan mundur dan terjerumus.

Informasi yang berhasil dihimpun, mikro bus tersebut saat itu tengah membawa muatan pelajar dan warga, sekitar sebanyak 30-an penumpang. Kendaraan saat itu melaju dari arah Wonosobo menuju Watumalang, namun saat melintasi tanjakan yang menikung di Desa Limbangan, tiba-tiba saja kendaraan tidak kuat menanjak. Seketika mesin kendaraan mati dan kendaraan langsung mundur dan terperosok ke jurang.

"Mikro bus dengan penumpang sekitar 30-an orang. Saat ditanjakan mokro bus itu tidak kuat naik. Kemudian mesin mati dan mikro bus tersebut mundur. Untung saja terselamatkan tiang telepon dan tidak ada korban jiwa. Tapi beberapa anak sekolah mengalami traumatik. Saat ini sedang proses evakuasi kendaraan," ujar Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Watumalang, Oni Wiyono saat meninjau kecelakaan.

Menurut dia, kecelakaan lalu lintas di jalur Wonosobo-Watumalang sudah beberapa kali terjadi. Hal itu dikarenakan selain jalur ektrim dengan tanjakan dan tikungan tajam, banyak juga jalur yang mengalami longsor pada bahu jalan yang belum tertangani. Terdapat pula beberapa titik jalan mengalami kerusakan dengan lobang yang menganga. Ditambah saat ini kerap diguyur hujan, sehingga memicu banyaknya kerusakan aspal jalan.

Senada, Camat Watumalang, Iwan Widayanto menyebutkan, memang jalur Wonosobo-Watumalang sering mengalami kecelakaan lalu lintas. Hal itu dikarenakan masih banyak kerusakan jalan akibat kondisi aspal mengelupas maupun lubang yang menganga cukup lebar dan dalam. Selain itu terdapat bahu jalan yang mengalami longsor dan belum ditangani sehingga jalur menjadi sempit dan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Pihaknya mencatat, hampir setiap bulan ada kecelakaan lalu lintas. Bahkan dalam beberapa hari ini sudah terdapat dua kecelakaan yang hampir memakan korban. "Harapan kami tentu perbaikan-perbaikan kondisi jalan bisa segera dilakukan. Kami bersama warga sebetulnya sudah melakukan pembetonan dan penutupan dengan tanah, tetapi hal itu hanya dilakukan sementara agar kondisi kerusakan tidak semakin parah," harapnya.

Diharapkan, dinas teknis yang memiliki tanggung jawab atas jalan kabupaten tersebut bisa segera melakukan penanganan perbaikan pada jalan berlobang maupun bahu jalan yang longsor. Terdapat beberapa titik mengalami longsor akibat diguyur hujan terus menerus dan kondisi tanah labil. Sampai saat ini beberapa titik yang longsor hanya di pasang garis polisi maupun ditandai oleh warga dengan penanda adanya longsor. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.