Pemkab Wonosobo Usulkan 575 Formasi PPPK




Pelaksana Tugas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo, Samsul Maarif


WONOSOBO (FOKUSSABA)- Sebanyak 575 tenaga honorer di wilayah Wonosobo diusulkan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kepada pemerintah pusat. Di hari terakhir, Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengusulkan sebanyak 575 formasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia, Kamis (7/2) kemarin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo, Samsul Maarif menyebutkan, sebanyak 575 formasi yang diusulkan tersebut, terdiri dari tenaga honorer kategori dua Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), tenaga kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan penyuluh pertanian Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (Dipaperkan).

"Kami mengusulkan 575 formasi hari ini. Karena hari ini adalah hari terakhir untuk mengusulkan formasi PPPK. Tetapi, kami belum tahu berapa banyak yang disetujui oleh Kemenpan-RB. Pemerintah pusat akan merekrut jalur PPPK melalui dua tahap, yaitu sebelum pemilu sebanyak 75 ribu dan setelah pemilu sebanyak 75 ribu " ungkapnya, kemarin.

Menurut dia, tahap pertama ini khusus tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga penyuluh pertanian. Sementara untuk tahap dua, selain masih ada ketiga tenaga tersebut masih ditambah jalur umum. "Untuk tahap pertama ini, ratusan formasi tersebut terdiri dari tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh pertanian. Penerimaan calon PPPK kali ini juga khusus untuk tenaga honorer kategori dua," beber dia.

Selain itu, lanjutnya, sistem seleksi calon PPPK sama dengan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, yakni menggunakan sistem Computer Assistend Test (CAT). Jadi dalam penerimaannya tidak ada intervensi dari pihak manapun. "Seorang pejabatpun tidak akan bisa mempengaruhi seleksi PPPK, karena seleksi menggunakan sistem CAT," bebernya.

Jadi hasil nilai bisa langsung keluar setelah peserta mengerjakan soal. Pihaknya akan melayani dan memfasilitasi program penerimaan PPPK dari pusat dengan sebaik mungkin. Selain itu, BKD juga akan mengikuti sesuai jadwal dan prosedur penerimaan PPPK yang diberikan pemerintah pusat, karena Kabupaten Wonosobo masih membutuhkan tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh pertanian.

"Sesuai jadwal dari pusat terkait penerimaan calon PPPK akan dimulai tanggal 8-28 Februari 2019. Nantinya hasil akan diumumkan pada 1 Maret 2019. Penyelenggaraan memang dilakukan marathon. Namun kami masih bingung apakah nantinya surat keputusan (SK) dikeluarkan April ataupun kapan. Karena memang terkait penyesuaian hak mereka setelah menjadi PPPK belum dianggarkan dalam APBD," terang dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.