Relawan Demokrasi Ajak Mahasiswa Deklarasi Anti Golput

Relawan demokrasi terus mengenalkan warna surat suara juga memberikan pendidikan terkait pindah memilih dan mengajak para mahasiswa untuk tidak golput pada Pemilu Serentak 2019.

Relawan Demokrasi Pemilu bersama para mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menunjukkan lima warna surat suara agenda Pemilu Serentak 2019 di Wonosobo, Minggu (24/2) kemarin.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo tak henti hentinya selalu melakukan sosialisasi Pemilu Serentak 2019 yang akan diselenggarakan tanggal 17 April mendatang. Selain mengenalkan warna surat suara, relawan demokrasi memberikan pendidikan terkait pindah memilih dan mengajak para mahasiswa untuk tidak golput pada Pemilu Serentak 2019.

Salah satu Relawan Demokrasi, Abdul Mukhsin mengatakan relawan demokrasi mengingatkan pelaksanaan pemilu tinggal menghitung hari. Sasarannya saat kegiatan bersama mahasiswa Universitas Sains Al Quran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo, Institure Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, IAIN Purwokerto, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yogyakarta.

"Relawan demokrasi melakukan aksi bersama para mahasiswa mendeklarasikan wajib hukumnya bagi setiap warga negara yang telah berusia 17 tahun ke atas untuk mencoblos pada 17 April mendatang demi memenuhi hak suaranya. Relawan demokrasi juga menerangkan terkait pindah memilih, mengingat banyaknya mahasiswa yang kemungkinan besar tidak berada di rumah asal ketika hari pemilu tersebut," ujarnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.