Revitalisasi Pasar Selomerto Wonosobo Sedot Anggaran Rp 3,5 Miliar

Pembangunan pasar ini menghabiskan dana sebesar Rp 3,5 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten 2018. Setelah diresmikan pasar diserahkan kepada masyarakat dan pedagang Pasar Selomerto untuk dimanfaatkan, guna mendukung perekonomian rakyat.

INTERAKSI DENGAN PEMBELI : Sejumlah pedagang tampak berinteraksi dengan para pembeli yang datang ke Pasar Selomerto Wonosobo, usai dilakukan peresmian oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Selasa (26/2) lalu.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Proyek revitalisasi Pasar Selomerto Wonosobo sedot anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Saat ini pasar yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonosobo tahun 2018, telah diresmikan Bupati Wonosobo Eko Purnomo. Diharapkan, seluruh pedagang ikut serta menjaga hasil proyek pembangunan tersebut, agar tetap bersih, aman, nyaman dan tidak mengalami kebakaran.

Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Wonosobo, Sumaedi mengungkapkan, peresmian Pasar Selomerto dilakukan setelah pembangunan selesai pada akhir 2018. "Pembangunan pasar ini menghabiskan dana sebesar Rp 3,5 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten 2018. Setelah diresmikan pasar diserahkan kepada masyarakat dan pedagang Pasar Selomerto untuk dimanfaatkan, guna mendukung perekonomian rakyat," ungkapnya saat peresmian pasar tersebut.

Dalam kesempatan itu, peresmian yang dibuka simbolis oleh Bupati Wonosobo, Eko Purnomo itu dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompind), Ketua Komisi A DPRD Suwondo Yudhistiro, Kepala Kejaksaan Negeri Wonosobo Saiful Bahri Siregar, pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik nasional (BUMN), organisasi masyarakat, tokoh Masyarakat, forum jasa kontruksi dan ribuan masyarakat,

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kabupaten Wonosobo, Agus Suryatin menyebutkan, Pasar Selomerto yang selesai dibangun terdiri dari 196 los dan 32 kios. Dengan telah dibangunnya pasar tersebut, diharapkan bisa untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Selain itu dengan peresmian Pasar Selomerto bisa mendorong agar pasar-pasar di seluruh kecamatan di Wonosobo bisa dibangun semua.

"Semua pasar di seluruh kecamatan harus memiliki fasilitas yang baik dan bersih. Diharapkan pasar yang menjadi pusat perekonomian masyarakat bisa untuk meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat kecil. Dengan pasar yang bagus dan bersih, tentu akan membuat para pedagang bisa berjualan dengan nyaman. Selain itu juga bisa mendorong masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional," beber dia.

Senada, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengharapkan dengan program revitalisasi pasar, diharapkan bisa mendorong perekonomian rakyat di kecamatan-kecamatan. Diharapkan semua masyarakat dan pedagang ikut serta membantu pemerintah menjaga situasi pasar agar tetap aman, nyaman dan bersih. "Pasar resik maka rezeki lancar. Kami harap semua bisa saling menjaga, agar kemungkinan-kemungkinan buruk di pasar bisa diantisipasi," beber dia.

Untuk Tahun anggaran 2019, dia berharap agar proses pembangunan pasar induk dapat berjalan sesuai yang telah direncanakan sehingga secepatnya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Wonosobo. Terkait capaian pembangunan daerah pada 2018, Eko mengaku bersyukur karena realisasi fisik dapat menyentuh angka 98,76 persen. Dari angka tersebut, dapat diartikan capaian secara umum pembangunan sudah mencapai target dan sesuai harapan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.