Tingkatkan Keterwakilan Perempuan 30 Persen, Kapasitas Caleg Perempuan Ditingkatkan


Sekretaris DPPKBPP&PA Wonosobo, Diah Retno Sulistyowati memberikan paparan saat pembukaan Penguatan Kapasitas Perempuan Calon Legislatif pada Pemilu 2019, di Ruang Rapat Mangoenkoesoemo Setda Wonosobo, Selasa (12/2) siang.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Untuk meningkatkan 30 persen angka keterwakilan perempuan di bidang legislatif pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Perempuan Calon Legislatif pada Pemilu 2019, di Ruang Rapat Mangoenkoesoemo Setda Wonosobo, Selasa (12/2) siang.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP&PA) Wonosobo, Diah Retno Sulistyowati mengatakan, meningkatkan 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen, merupakan upaya pemerintah dalam melindungi hak partisipasi perempuan di bidang politik. Selain itu untuk bangkit dari ketertinggalan di berbagai bidang pembangunan, seperti politik, ekonomi, hukum serta bidang lainnya.

Upaya ini sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di bidang lain, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kesetaraan gender, guna mengejar ketertinggalan dengan negara lain. Hal ini ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG. Acara tersebut digelar bagi ratusan calon anggota legislatif (caleg) perempuan di Wonosobo.

Menurutnya kegiatan tersebut merupakan program kerja bidang PP dan PA, yang dilaksanakan sesuai dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender, Permendagri Nomor 15 tahun 2008 dan Permendagri Nomor 67 tahun 2011, tentang pedoman pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah, serta hasil sensusnas BPS Kabupaten Wonosobo, tentang capaian IPN, IPG, dan IDG Kabupaten Wonosobo Tahun 2017.

Acara tersebut menghadirkan dua narasumber, Ketua Bawaslu Wonosobo Sumali Ibnu Chamid yang menyampaikan materi terkait kepemiluan dan Sekretaris Bappeda Wonosobo Maria Susiawati dengan materi perlunya legislator perempuan untuk mengawal isu perempuan dan anak serta hak perempuan, tupoksi anggota DPRD. Acara ini bertujuan meningkatkan kualitas serta semangat kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang politik. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.