120 Mahasiswa Keperawatan Lakukan Angkat Janji Pengabdian


ANGKAT JANJI : Sejumlah mahasiswa Akper Ngesti Waluyo Parakan, Temanggung, mengikuti prosesi capping day dan angkat janji mahasiswa perawat di aula kampus setempat, Rabu (5/3) lalu.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Sebanyak 120 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Ngesti Waluyo Parakan, Temanggung, mengikuti prosesi capping day dan angkat janji mahasiswa perawat di aula kampus setempat, Rabu (5/3) lalu. Proses pencappingan dan angkat janji dipimpin Direktur Akper Ngesti Waluyo Parakan, Desak Putu Kristian Purnamiasih. Kegiatan disaksikan para mahasiswa dan orangtua wali.

Pembantu Direktur I Akper Ngesti Waluyo Monica Kartini mengungkapkan, capping day dan angkat janji dilakukan bagi 120 mahasiswa semester satu yang telah mengikuti ujian akhir semester I dan ujian praktik laboratorium. "Mahasiswa perawat telah menyelesaikan kegiatan belajar baik teori maupun praktik selama kurang lebih satu semester dan siap untuk memasuki dunia keperawatan," ungkapnya.

Dikatakan, capping day ini merupakan salah satu tradisi dalam keperawatan maupun kebidanan. Dimana pada momentum tersebut, mahasiswa putri akan dipasangkan cap (topi perawat), sedangkan mahasiswa putra akan dipasangkan papan nama (name tag). Capping day dan angkat janji mahasiswa merupakan langkah awal bagi para calon perawat untuk mulai mengabdikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Setelah ini, kata dia, mereka akan mengabdikan diri bagi sesama manusia dengan penuh kasih sayang seperti yang diajarkan oleh tokoh perawat, Florence Nightingale. Pada kesempatan capping day ini mahasiswa juga akan menyimak riwayat Florence Nightingale, sehingga diharapkan mahasiswa sebagai calon perawat dapat meneladani sikap dan kecerdasan Florence Nightingale, sang pelopor keperawatan.

Diharapkan mahasiswa dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap profesi keperawatan. Setelah capping day dan angkat janji, turut dilakukan diskusi interaktif antara institusi dengan orangtua mahasiswa. Diskusi interaktif untuk memberikan kesempatan orangtua menyampaikan permasalahan serta harapan kepada institusi, sekaligus sebagai ajang institusi menyampaikan program kerja ke depan.

"Dalam diskusi ini juga orangtua akan dapat mengetahui dan mendiskusikan program kegiatan dan pembelajaran mahasiswa selama mahasiswa menuntut ilmu di Akper Ngesti Waluyo selama tiga tahun. Kami berharap, mahasiswa yang mengangkat janji sebagai calon perawat, dapat melaksanakan praktik klinik di rumah sakit yang telah ditunjuk kampus," harapnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.