Dicari Dua Hari, Warga Tegeswetan Ditemukan Tewas di Ladang


Petugas kepolisian dan tim medis melakukan pemeriksaan terhadap korban Robaniyah (55) warga Dusun Sijongkeng RT 20/07 yang tewas di ladang Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, Minggu (24/3) lalu.

KEPIL (FOKUSSABA)- Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan tewas di ladang milik warga di Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, Wonosobo, Minggu (24/3) pukul 07.00. Penemuan mayat sontak saja menggegerkan warga masyarakat di desa setempat. Berdasarkan informasi dari keterangan keluarga korban, korban diketahui menghilang sejak Jumat (22/3) lalu.

Kapolsek Kepil, Iptu Muji Darmaji melalui Kasi Humas Polsek Kepil, Aiptu Sulistyo mengungkapkan, informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00. Korban diketahui bernama Robaniyah (55) warga Dusun Sijongkeng RT 20/07, Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil. Korban pertama kali ditemukan Amin Al Hasbi warga setempat di ladang milik Yasin warga Dusun Sidaplang RT 02/07 Desa Tegeswetan.

Saat itu Amin hendak pergi ke ladang. Saat ditemukan, korban meninggal dalam keadaan terlentang tangan kiri mengepal di dada. Jasad korban sudah membusuk tapi masih dapat dikenali oleh saksi. Melihat peristiwa tersebut, saksi kemudian memberitahukannya kepada warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Kepil. Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Kepil langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu melakukan evakuasi.

"Keterangan dari suami korban, ia meninggalkan rumah sejak hari Jumat (22/3) lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meningga karena terjatuh dan tidak ada yang segera menolongnya. Pasalnya menurut penuturan warga sekitar, korban memiliki riwayat penyakit vertigo," ungkapnya.

Usai dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga sudah menerima hal itu sebagai musibah, jadi tidak berkenan dilakukan otopsi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dalam beraktivitas, apalagi yang tengah mengalami sakit. Diharapkan jangan keluar terlalu jauh sendirian, karena kalau kumat takut tidak ada yang menolong secara cepat. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.