Diguyur Hujan Deras, Wayang Kulit Guna Tingkatkan Literasi Keuangan dari OJK Tetap Khidmat dan Ramai


Anggota Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara didampingi Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo menyerahkan tokoh wayang kepada Dalang Ki Utoro Wijayanto.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Meskipun diguyur hujan deras, Pagelaran Wayang Kulit yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Alun-alun Wonosobo, Sabtu (23/3) petang, berjalan khidmat dan ramai. Masyarakat tampak datang berduyun-duyun, pasca Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Edukasi Keuangan 2019 itu dibuka Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo.

Dalam kegiatan itu Anggota Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, sejumlah pimpinan tinggi OJK Regional 3 Jateng-DIY, pejabat Pemkab Wonosobo serta unsure Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Wonosobo serta ratusan warga masyarakat yang antusias mengikuti pagelaran wayang kulit tersebut.

Gelaran wayang kulit tersebut mendatangkan dalang Ki Utoro Wijayanto dengan lakon "Wahyu Katentreman" dan Karawitan Sanggar Kecubung Sakti dari Bantul Yogyakarta. Hadir memeriahkan acara Yati Pesek dan kawan-kawan untuk meramaikan acara tersebut. Kegiatan pagelaran wayang kulit tersebut sengaja digelar guna memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat di wilayah Wonosobo.

Anggota Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, menyebutkan kegiatan seperti itu dilakukan di seluruh tanah air. Hanya saja kemasan acara berbeda, ada wayang kulit, wayang golek maupun kearifan lokal daerah lainnya. Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membantu menguri-uri budaya dan kesenian lokal daerah yang menjadi tempat acara.

"Dengan kearifan lokal wayang kulit ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang OJK dan lembaga keuangan. Tiga obyek yang diawasi OJK antara lain, industri keuangan bank, industri keuangan non bank dan industri pasar modal. Karena OJK memiliki peranan dalam edukasi dan perlindungan konsumen. Dua kegiatan itu penting dilakukan untuk bisa memberikan jaminan investasi yang benar," beber dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.