Gagal Fungsi Pengereman, Mobil Bak Pengangkut Sayur Kool Sruduk Benteng Takeshi


Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto mengecek kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan tunggal di Persimpangan Pasar Kertek Wonosobo, Selasa (26/3) sore.

KERTEK (FOKUSSABA)- Kecelakaan kembali terjadi di jalur tengkorak Kledung-Kertek, Selasa (26/3) sekitar pukul 14.53. Sebuah kendaraan bak terbuka Mitsubshi R 1880 HD pengangkut sayuran dari arah Parakan menuju Pasar Kertek mengalami gagal fungsi pengereman, sehingga menabrak Benteng Takhesi. Dari pantauan CCTV Pos Lalu-lintas Kertek, kecelakaan terjadi pada pukul 14.53.

"Kendaraan yang mengangkut sayur kool yang akan dipasarkan di Pasar Kertek dimungkinkan mengalami rem kurang berfungsi, sehingga menabrak Benteng Takhesi. Dari pengulangan video CCTV, kondisi lalu lintas dalam keadaan lenggang atau sepi," ungkap Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto.

Polsek Kertek yang menerima informasi terjadinya kecelakaan langsung mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP). Sesampainya di TKP terlihat anggota Satuan Lalu Lintas yang bertugas di Pos Kertek sedang mengantisipasi kemacetan yang ditimbulkan akibat laka tunggal. Warga lain dibantu petugas juga melakukan evaluasi pengemudi yang tergencet kabin mobil.

"Setelah menerima berita laka lantas, langsung saya pimpin empat anggota untuk ikut membantu memperlancar arus lalu-lintas. Proses Evakuasi sudah dilakukan oleh Anggota yang jaga di Poster di bantu masyarakat yang berada di lokasi. Untuk itu anggota Polsek Kertek fokus dalam membantu pengaturan arus, dalam penanganan laka-lantas langsung ditangani oleh Unit Laka Lantas," ujarnya.

Senada, Kanit Laka Lantas Polres Wonosobo
Ipda Sudar menyebutkan, kecelakaan tunggal yang menghantam Benteng Takhesi alhamdulilah tidak menelan korban jiwa. Sopir bernama Imbuh, warga Anggrunggondok memang sempat terjepit stir mobil, akan tetapi begitu di evakuasi bisa langsung berdiri sedangkan kedua perempuan yang ikut di kabin langsung keluar begitu kendaraan berhenti.

Kesemuanya sekarang berada di Rumah Sakit PKU Muhammaddiyah untuk mengobati luka lecet. Fauzi tukang ojek yang melihat langsung kejadian menjelaskan, kendaraan berjalan pelan, akan tetapi roda depan sebelah kiri mengeluarkan asap. "Di depan sini saya sempat meneriaki sopir kalau keluar asap, tak taunya mobil langsung menghantam Benteng Takhesi, begitu menghantam dua perempuan turun dari mobil," ujarnya.

Keterangan Fauzi bahwa kendaraan keluar asap dibenarkan Ipda Sudar, hal tersebut sesuai dengan pantauan CCTV di Pos Polisi Kertek. Ipda Sudar menghimbau kepada pengguna jalan raya khususnya jalur Kledung-Kretek merupakan turunan yang panjang. Kepolisian telah bekerjasama dengan Pemerintahan Daerah maupun pemilik rumah makan telah menyediakan rest area, hal tersebut sebagai antisipasi hal seperti ini.

Dengan turunan yang panjang diharapkan para pengendara bisa berhenti di rest area, selain mengistirahatkan badan juga untuk mendinginkan sistem pengereman. Pukul 16.05 kendaraan sudah dievakuasi menuju Unit Laka Lantas, arus lalin sudah mulai lancar dengan tak henti-hentinya anggota jaga Pos Kertek menghimbau kepada warga yang akan melihat bekas-bekas kecelakaan, agar tidak menyebabkan kemacetan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.