Hilang Sejak Sabtu, Watiyah Ditemukan Tewas di Sungai

Dinyatakan hilang sejak Sabtu (2/3) sore, Watiyah (31) ditemukan tewas tenggelam di Sungai Gatar Desa Mergowati Kecamatan Kedu, Minggu (3/3) sekitar pukul 10.00. Korban ditemukan satu kilometer dari rumah korban hingga lokasi ditemukan korban. 
EVAKUASI KORBAN : Petugas kepolisian bersama BPBD, SAR, Linmas dan masyarakat mengevakuasi jenazah korban Watiyah (31) yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Gatar Desa Mergowati Kecamatan Kedu, Minggu (3/3) sekitar pukul 10.00.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Hilang sejak Sabtu (2/3) sore, Watiyah (31) warga Dukuh Jrampah RT 01 RW 01 Dusun Cepit Desa Gondangwayang Kecamatan Kedu, Temanggung ditemukan tewas tenggelam di Sungai Gatar Desa Mergowati Kecamatan Kedu, Minggu (3/3) sekitar pukul 10.00. Korban ditemukan satu kilometer dari rumah korban hingga lokasi ditemukan korban.

Menurut kesaksian Yanto (45), warga Dukuh Jrambah RT 01 RW 01 Dusun Cepit, awalnya pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 15.00, korban pergi dari rumah tidak pamit. Korban memakai kaos lengan panjang warna biru muda, celana coklat jalan kaki ke arah sawah. Namun, pada hari itu, sampai pukul 19.30, korban tidak pulang. "Setelah itu warga mencari dan memberitahu pihak kepolisian," ujarnya.

Warga bersama-sama aparat kepolisian, BPBD dan SAR kemudian melakukan pencarian di persawahan dan di sungai. Namun, pada hari itu tidak ditemukan juga. Karena cuaca tidak memungkinkan, akhirnya pencarian dihentikan dan pada Minggu (3/3) sekitar pukul 07.00, anggota kepolisian Polsek Kedu dan BPBD serta petugas SAR dab Linmas bersama warga masyarakat kembali melakukan pencarian.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00. Warga masyarakat menemukan korban yang sudah meninggal dunia di Sungai Gatar Desa Mergowati Kecamatan Kedu dan selanjutnya kepolisian bersama warga masyarakat melakukan evakuasi korban. Posisi korban tenggelam di sungai terhimpit dengan bebatuan dan tidak memakai pakaian tinggal celana dalam.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti mengungkapkan, jarak antara rumah korban sampai lokasi ditemukan korban sekitar satu kilometer. Setelah korban dievakuasi selanjutnya dilakukan pemeriksaan petugas medis Puskesmas Kedu dan tidak ditemukan adanya tanda- tanda penganiayaan dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga," beber dia.

Dijelaskan, upaya yang telah dilakukan kepolisian yakni mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama petugas medis Puskesmas Kedu. Pihaknya juga membantu melakukan pencarian dan mengevakuasi korban usai ditemukan. "Kami juga telah mencatat saksi-saksi dan mencatat identitas korban. Polsek Kedu bersama Kasat Bimas, petugas BPBD, SAR dan Linmas juga telah menyerahkan korban ke pihak keluarga," tandasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.