Jalan Pesantren-Campurejo Tertutup Longsor

Tebing setinggi lima meter dan lebar enam meter mengalami longsor mengakibatkan jalan penghubung antara Desa Pesantren Kecamatan Wonoboyo menuju Desa Campurejo Kecamatan Tretep tertutup material longsor, Senin (4/3) sore.

BERSIHKAN LONGSOR : Petugas kepolisian dan TNI membantu warga membersihkan material longsor di jalur penghubung antara Desa Pesantren Kecamatan Wonoboyo menuju Desa Campurejo Kecamatan Tretep tertutup material longsor, Senin (4/3) sore.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Jalan penghubung antara Desa Pesantren Kecamatan Wonoboyo menuju Desa Campurejo Kecamatan Tretep tertutup material longsor, Senin (4/3) sore. Kondisi itu diakibatkan tanah tebing setinggi lima meter dan lebar enam meter mengalami longsor. Hal itu mengakibatkan jalan raya tertutup material longsor lebar empat meter, panjang enam meter dan tebal tanah yang menutupi jalan sekitar satu meter.

Perwira Urusan Humas Subbag Humas Bagops Polres Temanggung, Bripka Rozikan mengungkapkan, informasi yang dihimpun, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Senin antara pukul 14.30-16.00. Kondisi itu mengakibatkan tanah longsor menutupi jalan raya utama penghubung antara Desa Pesantren dengan Desa Campurejo. "Sepertinya akibat tanah labil sehingga longsor," ujarnya.

Atas kondisi itu, warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Anggota Polsek Tretep yang dipimpin Kanit Binmas Ipda Muh Khofim dan Sie Humas Aiptu Ahmad serta Bhabinkamtibmas Brigadir Eka NC dan anggota Koramil Tretep Serka Setyawan kemudian mendatangi lokasi kejadian guna membantu warga masyarakat melaksanakan pembersihan tanah longsor membuka jalan.

"Material tanah yang menutupi jalan utama cukup tebal, namun tidak perlu menggunakan alat berat. Jadi petugas bersama warga berupaya keras membersihankan material tanah di jalur penghubung antara Desa Pesantren dengan Desa Campurejo tersebut. "Tanah tebing yang longsor tinggi mencapai sekitar lima meter, lebar sekitar enam meter dan menimpa jalan raya empat meter dan panjang enam meter dengan ketebalan tanah satu meter," beber dia.

Beruntung saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa. Untuk saat ini akses jalan telah kembali normal. Giat pembersihan material longsoran berjalan aman dan kondusif. "Karena saat ini masih sering terjadi hujan, masyarakat diimbau selalu berhati-hati dan waspada longsor. Untuk yang melintas di bekas lokasi longsor juga perlu hati-hati karena licin," imbaunya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.