Kantor Hanura Temanggung Dirusak Orang Tidak Dikenal


OLAH TKP : Petugas kepolisian melakukan olah TKP lokasi perusakan kaca di Kantor Hanura Temanggung, Kamis (21/3) siang.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Temanggung dirusak orang tak dikenal, Kamis (21/3) sekitar pukul 04.30. Tiga bagian kaca ruangan pada dua sisi di kantor depan partai tersebut, dengan ukuran cukup besar pecah, hingga kaca berserakan di luar dan dalam ruangan. Belum diketahui siapa pelaku kasus perusakan tersebut. Saat ini kasus ditangani pihak kepolisian setempat.

Menurut penuturan saksi mata, Olivia Agatha (22), warga Perumahan Walitelon Indah Kelurahan Walitelon Selatan, Kecamatan Temanggung, tersangka menjalankan aksinya sekitar pukul 04.30 sebelum waktu adzan subuh berkumandang. Ia mengaku menyaksikan orang yang merusak kantor partai tersebut, karena posisi rumahnya berdekatakan dengan kantor Partai Hanura Temanggung tersebut.

"Awalnya pelaku di depan rumah saya mendorong-dorong pintu gerbang besi. Karena suaranya cukup keras, saya sama ibu melihat lewat jendela. Setelah itu dia mendorong-dorong etalase dagangan di depan rumah dan keluar ke selatan rumah. Tak lama, kami dengar suara keras seperti kaca dipecahkan di kantor samping rumah. Saya mau melihat tapi takut kalau keluar rumah," ungkapnya kepada awak media.

Dia mengungkapkan, orang tersebut merusak kantor tersebut menggunakan tongkat besi bendera dan batu untuk memecahkan kaca. “Merusaknya pakai besi. Jadi besinya panjang. Pas saya lihat orangnya juga masih membawa besi itu. Untuk ciri-ciri orangnya berbadan pendek, tidak terlalu tinggi dan menggunakan jemper panjang berwarna gelap. Baju masih kelihatan bersih tak selayaknya orang gila," beber dia.

Hal itu juga diungkapkan Liliana, ibu Olivia yang mengaku mendengar dan melihat pelaku karena kaget dini hari ada orang mendorong-dorong pagar besi rumahnya. Untuk kondisi saat ini halaman Kantor DPC Partai Hanura Temanggung telah dipasang garis polisi untuk proses olah empat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut. Selain kantor Hanura, kejadian pemecahan kaca juga dilakukan pelaku di toko di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Temanggung, Isnarwandi mengatakan,
berdasarkan informasi dari Ketua RT setempat, pelaku pemecah kaca adalah seorang diri. "Selama ini kami maupun calon legislatif (Caleg) tidak pernah mengalami masalah dengan pihak manapun. Sebelumnya tidak ada juga orang yang meneror kantor seperti ini. Sejauh ini hubungan antara caleg maupun pengurus kepada orang luar baik-baik saja,” ungkapnya.

Beruntung, dari kejadian tersebut tidak ada barang-barang berharga yang hilang, namun sejumlah kaca di satu ruangan tersebut rusak parah. Sejauh ini untuk kerugian akibat perusakan tersebut masih dalam perhitungan. “Pengurus DPC Hanura yang ke kantor ya ada rasa takut setelah kejadian ini. Dikhawatirkan nanti ada lagi kejadian seperti ini terulang kembali. Mudah-mudahan ini bukan kepentingan politis,” beber Isnarwandi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Dwi Haryadi mengaku masih mendalami kasus tersebut. Pihaknya telah melakukan olah TKP serta mendata dan menghimpun kesaksian para saksi mata kejadian. Lokasi perusakan juga telah dipasang garis polisi untuk keamanan dan kemudahan proses penyelidikan. "Kami masih selidiki kasus ini. Keterangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," ujarnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.