Kemampuan Ratusan Personel Polres Wonosobo Ditingkatkan lewat Simulasi Sispamkota

Untuk meningkatkan kemampuan personel kepolisian jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, ratusan anggota Polres Wonosobo digembleng mengenai simulasi Simpamkota kemarin.
Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras bersama Wakapolres Kompol Sopanah dan Kabagops Kompol Sutomo meninjau kegiatan simulasi Simpamkota di depan halaman Pendapa Kabupaten Wonosobo, Selasa (5/3) lalu.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Ratusan personel kepolisian dikerahkan dalam simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) Pemilu Serentak 2019 di halaman Pendapa Kabupaten Wonosobo, Selasa (5/3) lalu. Simulasi tersebut digelar guna meningkatkan kemampuan personel jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 yang akan digelar 17 April mendatang.

Kepala Bagian Operasi Polres Wonosobo, Kompol Sutomo mengungkapkan pihaknya memang terus melakukan peningkatan kemampuan anggota dalam hal pengamanan. Salah satunya dengan menggelar Simulasi Simpamkota tersebut. "Simulasi ini untuk menanggulangi dan menghadapi situasi anarkis menjelang Pemilu 2019," ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 150 personil Polri diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Berbagai peran juga telah disusun dan dibagi-bagi menurut penugasannya masing-masing, yakni ada yang menjadi tim negosiasi, tim patroli lantas, tim patroli sabhara, tim escape, tim tindak, tim inafis dan tim dokumentasi. "Semua bergerak sesuai tupoksi masing-masing," beber dia.

Pelatihan tersebut, katanya, merupakan kesiap-siagaan Polri khususnya Polres Wonosobo dalam menghadapi situasi anarkis menjelang Pemilu Serentak 2019. Selain itu, kegiatan pelatihan tersebut merupakan suatu upaya guna mewujudkan rasa aman dan nyaman dilingkungan masyarakat, khususnya wilayah hukum Polres Wonosobo.

Lebih lanjut, dengan pelatihan huru hara tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para personil Polres Wonosobo dalam menanggulangi kejadian yang tidak diinginkan paska Pemilu maupun saat pelaksanaan Pemilu 2019.

"Pelatihan ini menggunakan tameng dan tongkat Polri. Sabtu kita akan terapkan simulasi yang sesungguhnya dengan mengunakan alat dan massa atau bulshit dengan peran masing-masing yang hampir menyerupai kejadian yang sesungguhnya," pungkas Sutomo. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.