Laskar Bambu Runcing Kembali Raih Hasil Imbang, Saat Ladeni Pemain Persitu Kudus


LAKUKAN PENGAWALAN : Para pemain Persitema Temanggung melakukan pegawalan pemain Persiku Kudus dalam laga persahabatan di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Jumat (22/3) sore.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Tim Laskar Bambu Runcing Persitema Temanggung kembali meraih hasil imbang 1-1 saat meladeni tim tamu Persiku Kudus, Jumat (22/3) sore.Dalam laga uji coba di Stadion Bhumi Phala Temanggung, kesebelasan warga Kota Tembakau itu pada babak pertama tertinggal terlebih dahulu oleh tim tamu dari Kota Kretek.

Tim Persitema akhirnya berhasil menyamakan kedudukan tiga menit jelang waktu normal pertandingan berakhir. Tim tamu unggul lebih dulu melalui kaki pemain tengah, Tri Hariyanto pada menit ke-18. Sementara, gol penyeimbang kedudukan untuk tim tuan rumah dicetak penyerang Muhammad Rizal di menit 87.

Kedua tim berusaha untuk menampilkan sepak bola ofensif. Sejak babak pertama pertandingan berjalan cukup seru. Meskipun sebagai tim tamu, Macan Muria, lebih banyak menciptakan peluang. Hingga akhirnya, melalui bangunan serangan dari tengah, Hariyanto berhasil mengecoh kiper tuan rumah, Wisnu. Gol 0-1 untuk kemenangan anak asuh Subangkit.

Sementara pada babak kedua, Persitema yang tertinggal satu gol berusaha bermain lebih menyerang. Beberapa kali serang Laskar Bambu Runcing sampai di kotak berbahaya lawan. Namun, karena kurang terukurnya penyelesaian akhir, beberapa peluang terbuang sia-sia. Kendati demikian, anak asuh Hafiz Fajri Al Mubarok tetap bermain dengan determinasi tinggi.

Atas perjuangan dan semangat tim yang solid, gol yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tercipta pada menit 87. Adalah pemain bernomor punggung 15, Muhammad Rizal, yang berhasil mencocor bola hingga merobek gawang Persiku Kudus yang dijaga Hansam. Sepanjang pertandingan, dua kubu suporter yang ditempatkan terpisah selalu menyanyikan yel-yel untuk menyemangati tim yang didukung.

Usai pertandingan, sebelum meninggalkan lapangan para pemain dari kedua tim berdiri berjajar menghadap masing-masing suporter sebagai tanda penghormatan. Pelatih Persitema Temanggung, Hafiz Fajri Al Mubarok, mengakui pada babak pertama anak asuhnya sempat tertekan. Namun, usai turun minum mental dan permainan Laskar Bambu Runcing lebih terata dengan rapi.

Serangan dari sayap dan lini tengah lebih hidup. "Kita punya beberapa peluang bagus sebenarnya, hanya finishing touch-nya kurang menggigit. Karena harus diakui, kita belum punya target man yang mumpuni," ucapnya. Kendati demikian, ia mengapresiasi permainan anak asuhnya, yang dinilai sudah menunjukkan perkembangan positif.

"Kekompakan tim sudah tampak, pola permainan juga sudah lebih bagus," katanya. Sementara itu, pelatih Persiku Kudus, Subangkit, mengatakan ini hasil yang cukup bagus. Para pemain Persiku bermain cukup baik, tapi lantaran penyelesaian akhir kurang tenang, maka hanya satu gol yang dapat tercipta.

"Lawan yang bagus untuk Kudus. Sebenarnya kita punya banyak sekali peluang, tapi penyelesaian akhirnya memang kurang tenang," ujarnya. Selain itu, ia menyoroti kinerja wasit, yang dianggapnya terlalu sering merugikan Persiku Kudus, di babak kedua.

"Babak pertama saya pikir cukup fair, tapi di babak kedua kita agak sering dirugikan. Harusnya wasit bisa memimpin laga lebih baik lagi, tapi secara umum pertandingan sore ini berjalan baik," pungkasnya. Diketahui, ini kali ketiga Persitema Temanggung melakoni laga uji coba. Dari ketiga laga persahabatan skornya identik 1-1. Sebelum ini, Persitema telah menjajal kekuatan Persipura Jayapura dan PPSM Magelang. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.