Ratusan APK Caleg Luqman Hakim Dirusak Orang


APK DIRUSAK : Sejumlah pengendara melintas di antara APK milik Caleg DPR RI dari PKB, Luqman Hakim yang dirusak orang tidak dikenal di wilayah Kecamatan Kedu, Kamis (14/3) siang.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Ratusan alat peraga kampanye (APK) Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim dirusak orang tidak dikenal. Kerusakan terjadi secara masif dan terkoordinir. Hal itu diungkapkan oleh Tim Kampanye Luqman Hakim, Zaenal Mahfud, kemarin. Menurutnya, kerusakan terjadi merata hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Temanggung.

Pihaknya menduga kerusakan dilakukan secara terorganisir. Karena yang disasar hanya baliho caleg nomer 2 DPR RI tersebut. Sementara itu baliho maupun APK caleg lain hingga saat ini masih tampak tak ada yang rusak. “Baliho caleg-caleg lain relatif aman,” tuturnya sembari merinci kerusakan terjadi di wilayah Kecamatan Jumo, Ngadirejo, Kandangan, Kaloran, Tembaran dan Selopampang.

Menurut dia, untuk APK yang dipasang di wilayah Selopampang , bahkan paling parah. Karena beberapa APK yang pasang, lagi-lagi dirusak orang yang tak bertanggung jawab. Zaenal menambahkan, perusakan atribut untuk menyosialisasikan caleg tersebut sekaligus menunjukkan memang pendukung caleg no 2 dari PKB ini sangat besar di Temanggung, sehingga mungkin jadi ancaman bagi mereka.

"Kami hanya menenangkan kepada para pendukung Pak Luqman untuk sabar dan justru semangat mereka makin besar," tambahnya. Dijelaskan untuk cara-cara yang dilakukan dalam hal perusakan APK tersebut, yakni dilakukan dengan cara merobek APK. Kemudian, ada juga yang mencabut dan bahkan membuangnya. “Kita sudah melaporkan ke Bawaslu Temanggung supaya ditindak lanjuti,” papar Zaenal.

Sementara itu Ketua Bawaslu Temanggung, Erwin Nurcahmani menuturkan, pihaknya belum menerima laporan secara resmi terkait perusakan APK tersebut. Namun, pihaknya mempersilahkan jika memang tim pihak yang bersangkutan akan melaporkan kejadian tersebut kepada Bawaslu Temanggung. “Laporan harus disertakan bukti, dan juga ada keterangan saksi,” tutur dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.