Sedang Ditinggal Sholat Subuh, Rumah Mugito Dilalap Sijago Merah


Sejumlah warga dibantu sukarelawan membantu memperbaiki dapur rumah Mugito yang rusak terbakar, Jumat (15/3) pagi.

SELOMERTO (FOKUSSABA)- Warga Dusun Samabumi, Desa Bumitirto, Kecamatan Selomerto, Wonosobo dibuat geger dengan adanya rumah yang terbakar Jumat (15/3) pagi. Saat warga hendak menjalankan shalat subuh, tiba-tiba sebuah rumah semi permanen milik Mugito, warga RT 01 RW 02 Dusun Samabumi, Desa Bumitirto dilalap si jago merah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun akibatnya ruang tamu dan dapur mengalami kerusakan. Menurut Koordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sabar, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.30. Kejadian kebakaran rumah diketahui sang pemilik rumah.

Dia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada saat pemilik meninggalkan tungku kayu bakar dalam posisi menyala untuk sholat shubuh berjamaah. Menurutnya, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh api yang berasal dari tungku dapur yang dikira sudah mati dan langsung ditinggal pergi untuk sholat shubuh oleh korban. Selang beberapa waktu, ternyata api membakar bagian dapur milik korban.

"Dari tungku api membakar bagian dapur hingga merembet ke bagian atap. Didapati asap dan api sudah mulai membesar, warga yang melihat langsung meminta bantuan ke pemadam kebakaran sambil berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Karena lokasi kebakaran berada di gang sempit, api akhirnya bisa dipadamkan setelah masyarakat berusaha memadamkan menggunakan alat seadanya selama 30 menit," ungkapnya.

Atas kejadian itu rumah korban mengalami kerusakan pada bagian dapur dan ruang tamu. Warga sekitar langsung melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa kebakaran dan memperbaiki atap rumah yang terbakar. "Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah. Pastikan alat elektronik dilepas maupun api ditungku harus dipastikan mati terlebih dahulu," tuturnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.