Terekam CCTV, Pencuri Burung Murai Diringkus Polisi


PERAGAKAN PENCURIAN : Tersangka Gerry Munareda Gumina (21) memperagakan saat beroperasi melakukan pencurian burung murai, saat ungkap kasus di Mapolres Temanggung, kemarin.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Kepolisian Resort (Polres) Temanggung meringkus seorang pemuda yang kedapatan mencuri seekor burung murai di dalam sangkar, milik Narwinto (35), warga Dusun Gesing, RT 001 RW 004 Desa Gesing Kecamatan Kandangan, Temanggung. Aksi tersangka Gerry Munareda Gumina (21) seorang mahasiswa, asal Dusun Delok RT 002 RW 007, warga desa yang sama dengan korban, terekam kamera pengintai atau CCTV di sebuah gereja di depan rumah korban, saat sejumlah warga lain tengah menjalani ibadah shalat Jumat.

Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasubbag Humas AKP Henny Widiyanti mengungkapkan, kejadian pencurian burung jenis murai batu lampung jantan tersebut terjadi Jumat (1/3) sekitar pukul 12.45. Pelaku mengaku menyukai burung murai tersebut lantaran suaranya bagus. "Tersangka mengaku mengambil seekor burung jenis murai batu lampung jantan yang berada di dalam sangkar yang berada di teras depan rumah korban, karena mempunyai hobi memelihara burung," ungkapnya saat melakukan ungkap kasus kemarin.

Menurut hasil pemeriksaan dari keterangan pelaku, burung curian tersebut tidak akan dijual, melainkan akan dipelihara sendiri oleh pelaku. Kronologis kejadian pencurian sendiri terjadi pada Jumat (1/3) sekitar pukul 12.45. Pelaku saat itu tengah melintas di depan rumah korban. Saat melintas tersebut, pelaku melihat seekor burung jenis murai batu lampung jantan milik korban yang berada di dalam sangkar dan sedang di gantung di teras depan rumah korban.

Melihat burung tersebut yang memiliki suara yang bagus, pelaku berupaya mencuri burung tersebut karena situasi saat itu sangat sepi. Hal itu karena sejumlah warga tengah melakukan ibadah sholat Jumat. "Pelaku berhasil mencuri burung tersebut kemudian meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) dengan sarana satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru. Namun, pelaku tak menyadari tindakannya itu rupanya terekam oleh cctv milik gereja yang berada tepat di depan rumah korban," beber dia.

Atas kejadian pencurian burung murai tersebut, korban mengalami kerugian materiil kurang lebih sebesar Rp 7 juta. Melihat kondisi burung murai di dalam sangkar yang digantung di depan rumah raib dicuri orang, korban selanjutnya melaporkan hal itu ke pihak yang berwajib atau Polsek Kandangan, guna pengusutan lebih lanjut. "Setelah menerima laporan tersebut dan mengamati rekaman CCTV di sekitar rumah korban, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi tentang pelaku pencurian tersebut," ujarnya.

Dari beberapa informasi yang berhasil didapat tentang pelaku, kata dia, selanjutnya pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap pelaku dan mengamankan barang bukti pada hari Jumat (1/3) sekitar pukul 17.50 di rumah pelaku. Pelaku beserta barang bukti burung murai batu lampung jantan tersebut kemudian dibawa ke MaPolsek Kandangan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Atas tindakan itu, tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh penjara," jelas dia.

Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain, satu ekor burung Murai Lampung dengan ciri-ciri buntut tidak rapi, satu buah kurungan burung murai merk Oriq Jaya Nomor 2 warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru dengan nomor polisi AA 4812 DY atas nama pelaku, satu buah jaket Jamper warna hitam dengan ciri-ciri bagian depan tulisan “awesome” dan bagian belakang bergambar burung hantu warna putih milik tersangka, serta satu buah topi warna hitam kombinasi tulisan warna putih merek Troy Company milik tersangka. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.