Truk Pengangkut Minyak Goreng Terbalik, 19 Ton Minyak Tercecer

Tak kuat menanjak di tanjakan dan tikungan tajam truk tangki minyak goreng mundur dan terbalik di Jembatan Krasak Kecamatan Selomerto, Minggu (3/3) petang. Tak ada korban jiwa. Tapi 19 ton minyak tercecer di jalan.

TINJAU KECELAKAAN : Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo AKP SS Udiono meninjau lokasi truk pengangkut minyak goreng yang terbalik di Jembatan Krasak wilayah Desa Krasak Kecamatan Selomerto, Wonosobo, Senin (4/3) kemarin.

SELOMERTO (FOKUSSABA)- Sebuah Truk Tangki Mitsubishi Fuso bermuatan minyak goreng seberat 19 ton mengalami kecelakaan terbalik, Minggu (3/3) sekitar pukul 22.45. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Jalan Banyumas Km 09 di Jembatan Krasak turut Desa Krasak Kecamatan Selomerto, Wonosobo. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo AKP SS Udiono membenarkan kejadian Truk Tangki Mitsubishi Fuso bernomor polisi G-1834-CE. Truk tersebut dikemudikan Kusdiyono (56) warga Desa Kesamiran 05 RW 01 Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal dengan penumpang M Firdaus. "Truk mengalami kecelakaan Minggu (3/3) sekitar pukul 22.45," ungkapnya.

Kronologis kecelakaan semula Truk Tangki Mitsubishi Fuso bermuatan minyak goreng seberat 19 ton melaju dari Banjarnegara menuju Wonosobo. Sewaktu melewati jalan beraspal menanjak dan berbelok ke kanan, setelah melintasi jembatan, karena truk tangki tidak kuat kemudian mundur dan membentur median jalan."Truk kemudian terbalik di badan jalan," imbuh dia.

Atas kondisi itu muatan berupa minyak gorek tumpah di badan jalan. Hal itu menyebabkan kemacetan arus lalu lintas karena jalur dari arah Banjarnegara harus melaju pelan karena banyaknya minyak goreng yang tercecer dan bangkai truk tangki hampir melintang setengah badan jalan di jalur searah tersebut.
"Akibat kejadian median jalan rusak," tuturnya.

Sebagai upaya tindak lanjut, pihak kepolisian telah memasang garis polisi guna menjadi kehati-hatian masyarakat pengguna jalan yang melintas agar tak memasuki lokasi, karena cukup licin dan membahayakan. Truk tangki baru bisa dievakuasi setelah petugas kepolisian dibantu truk derek melakukan proses evakuasi pada Senin (4/3) sore. Proses evakuasi sempat terhenti lantaran wilayah Wonosobo diguyur hujan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.