Wabup Minta Wajib Pajak di Temanggung Patuh Bayar Pajak


SERAHKAN PIAGAM : Kepala KPP Pratama Temanggung, Ananta Priyo Handoko menyerahkan piagam kepada Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo saat Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan 2019 dan Tax Gathering KPP Pratama Temanggung di Hotel Aliyana, baru-baru ini.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo meminta para wajib pajak agar patuh dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak. Hal itu agar penerimaan pajak di wilayah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Temanggung bisa optimal, sebagai salah satu komponen pendapatan negara. "Dengan patuh membayar pajak maka penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Temanggung akan bisa berjalan lancar," ungkapnya.

Hal itu disampaikan Wabup Heri saat acara Pekan Panutan Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahuanan (SPT) 2019 dan Tax Gathering KPP Pratama Temanggung di Hotel Aliyana, Selasa (12/3) siang. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan diikuti perwakilan wajib pajak dari badan usaha maupun perorangan. Acara ditandai dengan menunjukkan bukti pelaporan e-filling oleh seluruh peserta.

Menurut Wabup Heri, kegiatan pemerintahan dan pembangunan selama ini dibiayai anggaran yang disediakan pemerintah yang salah satu, diantaranya diperoleh dari sektor pajak. Oleh karena itu, melalui pekan panutan penyampaian SPT Tahunan 2019 dan Tax Gathering diharapkan bisa merangsang para wajib pajak agar taat dan patuh dalam melakukan pembayaran pajak.

Disebutkan, dengan penerimaan negara yang cukup, maka pemerintah bisa lebih leluasa bergerak dalam melakukan program pembangunan di segala bidang. Hal ini guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Jika kita tidak patuh membayar pajak, maka masyarakat lain akan dikorbankan. Jadi, kami minta para wajib pajak bisa mematuhi pembayaran pajak dan melaporkannya secara berkala," pintanya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Temanggung, Ananta Priyo Handoko mengatakan, pihaknya akan melakukan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBK-WBBM). Dengan pencanangan ini diharapkan KPP Pratama Temanggung dapat mewujudkan pelayanan yang bebas dari korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ananta juga mengungkapkan, capaikan e-filling KPP Pratama Temanggung per 11 Maret adalah 39,59 persen dari target 84 persen di tahun 2019. Pihaknya terus mengimbau agar masyarakat tergerak untuk melaporkan SPT Tahunannya melalui e-filling lebih awal. "Jadi tanpa harus menunggu sampai akhir masa pelaporan, wajib pajak bisa melakukan pelaporan. Lebih awal lebih nyaman," beber dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.