519 Orang Diduga Derita TBC Belum Ditemukan


Peserta antusias mengikuti talk live peringatan hari TB se Dunia di Dieng Creative Hub, kemarin.

WONOSOBO (FOKUSSABA)
- Jumlah penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Wonosobo diperkirakan mencapai lebih dari 1.600 orang hingga awal Tahun 2019 ini. Permasalahan muncul, karena dari jumlah itu, tak kurang dari 519 orang yang diduga menderita TB belum ditemukan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Junaedi dalam talk live peringatan hari TB se Dunia di Dieng Creative Hub, kemarin.

Menurutnya Dinkes bakal mengoptimalkan jaringan kerjasama dengan berbagai unsur masyarakat untuk memburu para suspect tersebut, demi mewujudkan target Wonosobo bebas TB sebelum Tahun 2030. “Ada sejumlah langkah yang kita upayakan demi mendorong agar masyarakat sadar terhadap bahaya penyakit TB ini, termasuk di dalamnya adalah dengan menggandeng unsur masyarakat, lembaga resmi pemerintah hingga ormas,” terangnya.

Dikatakan, penderita TB yang belum ditemukan, lebih membahayakan karena tidak menjalani pengobatan sesuai standar dari Kementerian Kesehatan dan berpotensi menjadi sumber penularan bagi orang-orang di sekitarnya. Sesuai dengan tema yang diangkat dalam peringatan Hari TB Sedunia, yaitu “Saatnya Wonosobo Bebas TB dari Saya”, Junaedi berharap muncul kesadaran di lingkup masyarakat apabila merasakan gejala penyakit seperti TB.

Diharapkan, masyarakat dapat segera memeriksakan diri pada pelayanan kesehatan terdekat, jika mengalami tanda-tanda TB. Dari data yang ada di Dinas Kesehatan, Junaedi menyebut, dari jumlah penderita TB yang telah ditemukan, baru sebanyak 989 orang yang menjalani pengobatan sampai tuntas. Sisanya, diakui Junaedi memilih tidak melanjutkan pengobatan karena berbagai sebab.

“Kalau karena meninggal maka faktor resiko penularan berkurang, namun banyak yang karena sudah tidak sabar, sehingga hal ini justru dapat menyebabkan potensi resisten basil TB terhadap obat,” terangnya. Ia menegaskan, penyakit TB dapat dicegah dan dapat diobati sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk periksa dan menjalani pengobatan apabila diagnosa dokter memang mengarah pada suspect TBC. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.