Bupati Minta Budaya dan Etika Pelayanan Tak Berbelit, Sebanyak 552 Pegawai Terima SK Kenaikan Pangkat


SERAHKAN SK : Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq menyerahkan secara simbolis SK kenaikan pangkat kepada sejumlag pegawai di lingkungan Pemkab Temanggung, Jumat (19/3) pagi.


TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq menilai, salah satu issue strategis yang saat ini berkembang yakni, budaya dan etika pelayanan yang berbelit-belit. Karenanya, orientasi sistem dan manajemen pelayanan pada kekuasaan, membuat tradisi yang mengenalkan nilai-nilai, simbol, bahasa dan perilaku penyelenggara sebagai abdi masyarakat tidak berkembang.

"Untuk membuat sistem dan manajemen pelayanan publik berorientasi pada kepentingan masyarakat, maka budaya dan etika pelayanan harus bisa diubah. Budaya tersebut harus melambangkan nilai-nilai simbol dan bahasa yang menempatkan masyarakat pengguna sebagai panglima. Sedangkan penyelenggara atau pemerintah sebagai abdi dan agen pelayanan," ujarnya.

Hal itu ditegaskan Bupati Al Khadziq saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada sebanyak 552 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jumat (29/3) siang. SK kenaikan pangkat tersbeut diserahkan Bupati di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Temanggung. Kenaikan pangkat kali ini adalah kenaikan pangkat periode 01 April 2019.

Menurut dia, pegawai yang menerima kenaikan pangkat menurut golongannya, antara lain Golongan III sebanyak 228 orang, Golongan II sebanyak 217 orang dan Golongan I sebanyak 107 orang. Menurut jenisnya terdiri dari 20 SK kenaikan pangkat penyesuaian ijazah dan sisanya kenaikan pangkat reguler. "SK kenaikan pangkat diberikan kepada pegawai yang sudah memenuhi syarat," beber dia.

Dengan kenaikan pangkat ini, kata dia, harus disyukuri dengan cara meningkatkan disiplin kerja, semangat kerja, maupun meningkatkan kualitas pelayanan dalam bidang masing-masing. Dia juga mengharapkan setiap pegawai untuk berfikir lebih kreatif dan mampu berinovasi dalan rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Pegawai juga diminta mengetahui, semakin tinggi jabatannya, maka harus dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya. Sedangkan kompetensi teknisnya dapat semakin berkurang. "Karena itu menjadi tuntutan kita semua untuk menciptakan gagasan baru yang akan merespon tuntutan masyarakat, tetapi tetap harus berpegang pada asas efektifitas, efisiensi danm akuntablitas," pintanya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.