Disdukcapil Rekam Data 2.200 Pemilih Pemula di Temanggung


Ilustrasi pemilih pemula memberikan hak suaranya dalam pemilu. (Foto: Kumparan)

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Temanggung Widiatmoko menyebutkan, sebanyak 2.200 pemilih pemula telah melakukan rekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Proses rekam data bagi pemilih pemula di Kabupaten Temanggung tersebut dinilai sudah selesai.

Menurut dia, untuk menyelesaikan rekam data tersebut pihaknya telah melakukan jemput bola ke sejumlah SMA/MA/SMK di seluruh wilayah di Kabupaten Temanggung, terutama sekolah-sekolah yang berada di luar Kecamatan Temanggung. "Untuk siswa SMA/MA/SMK di wilayah Kecamatan Temanggung mereka melakukan rekam data langsung di kantor Disdukcapil Temanggung," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, para pemilih pemula yang melakukan rekam data adalah siswa yang usianya sudah mencapai 17 tahun. Karena, setelah usia 17 tahun, nantinya mereka mempunyai hak pilih dalam gelaran Pemilu Serentak pada tanggal 17 April 2019. "Selain melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, kami juga melakukan jemput bola rekam data KTP-E ke desa-desa," beber dia.

Namun demikian, pihaknya mengakui mengalami kesulitan untuk melakukan rekam data bagi warga yang berada di luar Temanggung. Tetapi pihaknya juga berupaya melakukan rekam data di luar Temanggung, khususnya di Pondok Pesantren Tegalrejo Kabupaten Magelang, karena banyak warga Temanggung yang menuntut ilmu di ponpes tersebut.

Dikatakan, dari sebanyak 2.200 pemilih pemula yang melakukan rekam data, sebagian besar sudah melakukan cetak e-KTP. Hanya tinggal 357 orang yang belum cetak e-KTP karena saat ini usianya belum genap 17 tahun. Untuk para pemilih pemula yang belum tercetak e-KTP nya, rencananya akan dicetakkan pada saat tanggal pemilihan pencoblosan dilakukan.

Selain itu meskipun warga Temanggung yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sudah rekam data, pihaknya juga akan melakukan penyisiran sebelum tanggal 17 April 2019, barangkali ada warga yang belum rekam data. "Harapan kami semua penduduk sudah melakukan rekaman dan bisa menyalurkan hak pilihnya," beber dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.