Empat Pendaki Alami Hipotermia di Gunung Sumbing Dievakuasi, Tiga Selamat Satu Meninggal Dunia


Petugas gabungan melakukan evakuasi pendaki Gunung Sumbing yang meninggal dunia karena mengalami hipotermia saat di puncak Rajawali Gunung Sumbing, Sabtu (6/4) sore.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Empat pendaki Gunung Sumbing yang mengalami hipotermia (panas suhu tubuh menurun drastis akibat suhu dingin) telah berhasil dievakuasi tim gabungan. Salah satu pendaki dinyatakan meninggal dunia, karena mengalami kritis. Korban meninggal bernama Fatur Rohman (15), remaja asal Kelurahan Kambowa Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui meninggal dunia saat mendaki puncak Gunung Sumbing. Saat itu korban melakukan pendakian bersama tiga rekannya yakni Disa (16), Wildan (17) dan Sultan (16) yang semuanya berasal dari Jawa Timur, melalui jalur Basecamp Garung Desa Butuh Kecamatan Kalikajar, Wonosobo. Korban dan tiga rekannya diketahui melakukan pendakian pada Jumat (5/4) pukul 15.50.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Aris Sofingi mengungkapkan, diduga cuaca tidak bersahabat saat mereka melakukan pendakian dan suhu yang dingin. Jadi keempat pendaki tersebut mengalami hipotermia yang mengakibatkan salah satu dari mereka meninggal dunia. "Kami mendapatkan informasi pukul 11.30, dari rekan potensi SAR bahwa ada pendaki yang mengalami hipotermia," ungkapnya.

Atas laporan itu, pihaknya langsung memberangkatkan tim untuk melakukan evakuasi bersama tim SAR Gabungan. Pada pukul 15.30, Tim SAR akhirnya berhasil mencapai posisi tiga pendaki yakni Dias, Wildan dan Sultan yang mengalami hipotermia tersebut di atas pos tiga, tepatnya di Watu Pestan. Ketiganya kemudian diberi penghangat dan dievakuasi menuju Basecamp Garung.

Kemudian tim melanjutkan pencarian seorang pendaki lainnya. Akhirnya pada pukul 17.00, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Wonosobo, Koramil Kalikajar, Polsek Kalikajar, BPBD Wonosobo, Stickpala Garung, Grasindo Kledung, Pajero Wonosobo, Skydoors, Sar Kabupaten Wonosobo dan Sarda Jawa Tengah berhasil menggapai pendaki ke empat atas nama Fatur Rohman.

Padahal pada tanggal 9 April 2019 mendatang, korban genap berusia 16 tahun. Korban ditemukan di bawah Puncak Rajawali di ketinggian 3.371 meter dari permukaan laut (mdpl). "Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga akibat hipotermia. Korban berhasil dibawa ke Basecamp Garung pukul 18.55 dan langsung dibawa ke RSUD Wonosobo untuk pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.