Kapolda Tepis Temuan Money Politics Jateng Massif, Gakumdu Baru Tangani Dugaan Pelanggaran di Tiga Kabupaten


FOTO BERSAMA : Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono bersama Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI M Efendi menyalami dan berfoto bersama warga di TPS 04 Dusun Sepikul Desa Mojotengah Kecamatan Kedu, Rabu (17/4) siang.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)-
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng), Irjen Pol Condro Kirono menepis, adanya temuan dugaan praktik money politics yang cukup masif di beberapa daerah di Jateng dalam Pemilu Serentak 2019. Pasalnya, terdapat sejumlah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jateng, tengah menangani temuan-temuan yang diindikasikan praktik politik uang.

"Di Jawa Tengah tidak ada yang massif. Jadi masa tenang kemarin, Senin, Selasa itu kita menangani money politics itu hanya tiga kejadian. Di Purworejo, kemudian Klaten, dan satu lagi di Kudus," ungkap Condro saat melakukan peninjauan bersama Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI M Efendi ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Temanggung, Rabu (17/4).

Dalam peninjauannya di Temanggung, Kapolda dan Pangdam IV serta jajaran Polres, Kodim 0706 dan Pemkab Temanggung melakukan asistensi dan pemantauan TPS 04 Dusun Sepikul Desa Mojotengah Kecamatan Kedu dan TPS Dusun Ngliwu Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu. Turut mendampingi Kapolda dan Pangdam IV, Kapendam IV/Dipoengoro, Kolonel Arh Zaenudin; Kapolres AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Dandim 0706 Letkol Inf AY David Alam dan Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo.

Menurut Condro, selama masa tenang, Minggu-Selasa (14-16/4), tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) hanya menangani tiga kejadian dugaan money politics. Mengenai temuan-temuan dugaan money politics di daerah lain, seperti halnya di Temanggung dan Cilacap, sampai saat ini belum ditangani pihak Gakkumdu. "Kalau temuan di wilayah itu mungkin masih diklarifikasi ya," beber dia.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengungkapkan, pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di 35 kabupaten atau kota di Jateng, secara umum berjalan cukup lancar dan aman. "Secara umum kondisi aman. Kami berharap, suasana aman dan kondusif tak hanya terjadi saat berlangsungnya pemungutan suara. Melainkan, hingga penghitungan suara dan tahapan-tahapan Pemilu selanjutnya," harapnya.

Dia juga menyebut, di Jateng tak ada hal-hal yang menimbulkan perselisihan dan insiden yang berarti. Bahkan, di TPS-TPS yang sebelumnya masuk kategori rawan, hingga saat ini telah berjalan kondusif. "Sebelum saya terbang ke sini tadi sama Pangdam, saya minta laporan dari seluruh Kapolres di Jateng, Alhamdulillah semua aman, tak ada gesekan," tandas Condro.

Mengenai pemetaan dan pengamanan di TPS yang rawan, TPS yang masuk kategori rawan, yang diprediksi besaran pemilih antara dua pasangan calon presiden-wakil presiden cukup berimbang. "Meski begitu, kita tidak boleh under estimed sehingga banyak kekuatan diturunkan di situ. Cukup, ada anggota TNI-Polri, kemudian kita dekatkan satuan-satuan yang bisa segera mengatasi bila ada konvergensi di situ," tegas dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.