Layanan Pindah Memilih Syaratkan Keadaan Tertentu, Waktu Perpanjangan Sampai 10 April


Ketua KPU Temanggung Muhammad Yusuf Hasyim memberikan keterangan kepada awak media.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung, Muhammad Yusuf Hasyim menyebutkan, layanan pindah memilih (A5) dalam gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 diperpanjang hingga 10 April. Namun, perpanjangan layanan pindah memilih ini mensyaratkan adanya keadaan-keadaan tertentu saja.

"Sebelumnya, layanan pindah memilih hanya dibatasi sampai 17 Maret 2019. Kemudian ada putusan baru dari Mahkamah Konstituis (MK) untuk memperpanjang layanan pindah memilih, hingga tanggal 10 April 2019. Perpanjangan layanan pindah memilih ini, agar calon pemilih dapat menggunakan hak pilihnya, sesuai amanat konstitusi" ujarnya.

Menurut dia, perpanjangan layanan pindah memilih ini mensyaratkan adanya keadaan-keadaan tertentu, antara lain orang yang dirawat di rumah sakit, tahanan di rumah tahanan negara (Rutan) atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan korban bencana alam, serta seseorang yang bertugas di luar domisili tempat terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Dia mencontohkan, petugas medis atau pekerja media yang bertugas di luar alamat sesuai kartu tanda penduduk (KTP). Ababila mengalami kondisi seperti disebutkan di atas, calon pemilih bisa mengurus form A5 di Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa, sesuai asal alamat KTP.

Pengurusan bisa juga dilakukan ke KPU kabupaten/kota asal atau bisa juga langsung ke KPU kabupaten/kota tujuan. "Syaratnya, membawa e-KTP atau surat k?eterangan (suket) sebagai pengganti e-KTP, disertai surat tugas bagi seseorang yang bertugas atau ditugaskan di luar alamat asal sesuai e-KTP," urainya.

Pihaknya mengimbau, masyarakat yang memenuhi persyaratan kondisi seperti itu untuk segera mengurus form A5 di tempat-tempat yang telah disebutkan. Diharapkan, dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak yang bakal digelar 17 April 2019, hak suara seluruh masyarakat tak hangus, serta dapat disalurkan dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.