Mobil Suzuki Jimy Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta


LAKUKAN PEMADAMAN : Sejumlah petugas Tim Damkar Unit Candiroto melakukan upaya pemadaman terhadap sebuah mobil Suzuki Jimy bernomor polisi H-8213-A yang mengalami kebakaran hebat, di Jalan Raya Candiroto Bejen, Temanggung, Minggu (30/3) lalu.


TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Sebuah mobil Suzuki Jimy bernomor polisi H-8213-A mengalami kebakaran hebat, di Jalan Raya Candiroto Bejen, tepatnya di tikungan leter S Dusun Larangan Desa Larangan Luwok, Kecamatan Bejen, Temanggung, Minggu (30/3) sekitar pukul 13.30. Beruntung peristiwa itu tidak mengakibatkan korban luka maupun jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, sebuah mobil Suzuki Jimy itu dikemudikan Bambang Priyo Aji (47) dengan penumpang Joko Hardi Raharjo (49). Keduanya merupakan warga Dusun Sendang RT 02 RW 06, Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Temanggung. "Kejadian kebakaran sekitar pukul 13.30," ujar Joko, seorang penumpang saat memberikan kesaksian.

Dijelaskan, kronologis kejadian semula mobil berjalan lancar. Namun saat melintas hingga tikungan leter S Dusun Larangan Desa Larangan Luwok, mesin mobil tiba-tiba saja mati dengan sendirinya. Setelah itu, keluar api dari ruang mesin. Melihat hal tersebut, pengemudi berusaha menepikan mobil warna putihnya hingga berhenti di pinggir jalan.

Setelah mobil berhenti, pengemudi dan penumpangnya berupaya turun, dan berusaha memadamkan api dengan alat pemadam yang ada di mobil. Namun, proses pemadaman tidak berhasil. Warga masyarakat yang melintas juga berupaya membantu melakukan proses pemadaman, namun kondisi api tetap saja menjalar dan membesar.

Atas kondisi itu, korban berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung. Tak lama berselang, datang Tim Damkar dari Unit Candiroto guna membantu memadamkan api. Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian satu unit mobil dengan taksiran harga Rp 75 juta.

Selain satu unit mobil, surat tanda nomor kendaraan (STNK) mobil bernomor polisi H 8213 A itu juga hangus terbakar. "Sebab terjadinya kebakaran diduga karena korsleting. Beruntung tidak ada korban jiwa dengan adanya kejadian tersebut," ungkap Perwira Urusan Humas Subbag Humas Bagops Polres Temanggung, Bripka Rozikan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.