Satpol PP Tegas Tertibkan Tempat Hiburan Tak Berizin di Wonosobo Nekad Buka


Sekretaris Satpol PP Wonosobo, Budi Pranoto menyampaikan keterangan pers di Public Service Centre (PSC) Markas Komando Satpol PP Wonosobo, Senin (8/4) siang.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo mengaku akan terus melakukan upaya penertiban bagi tempat hiburan tak berizin yang nekat buka. “Operasi penegakan perda jalan terus, karena kami tetap pada posisi mengawal Perda Nomor 3 Tahun 2017 dimana di dalamnya terdapat ketentuan semua kegiatan hiburan harus memiliki ijin,” tegas Sekretaris Satpol PP Wonosobo, Budi Pranoto.

Hal itu disampaikan Budi saat menyampaikan keterangan pers di Public Service Centre (PSC) Markas Komando Satpol PP Wonosobo, Senin (8/4) siang. Hal itu disampaikan pihak Satpol PP, menyusul ditolaknya gugatan Asosiasi Pengusaha Karaoke Wonosobo (Asparaw) terhadap Pemerintah Kabupaten Wonosobo, terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017, di Pengadilan Negeri Wonosobo.

Menurut Budi, jajaran Satpol PP bakal bersikap tegas, meskipun nantinya pihak Asparaw mengajukan banding atas putusan pengadilan tersebut. Pihak Satpol PP dalam persidangan kasus gugatan tersebut juga dihadirkan sebagai saksi. Budi menilai keputusan majelis hakim menolak gugatan Asparaw sudah tepat. “Mungkin pertimbangan terhadap manfaat dan mudharat dari tempat hiburan di wilayah Wonosobo menjadi pertimbangan juga sehingga gugatan pihak Asparaw akhirnya ditolak,” tuturnya.

Namun demikian, Budi juga menyebut pihaknya memahami apabila dalam waktu 14 hari sejak putusan, Asparaw melalui kuasa hukumnya menempuh langkah banding ke pengadilan tinggi dan tetap akan menghormati keputusan itu. Keputusan hukum, selayaknya ditaati, termasuk di dalamnya apabila terdapat langkah banding sesuai mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan.

“Terkait langkah pemerintah kabupaten untuk menghadapi upaya banding tentu akan lebih tepat apabila Bagian Hukum Setda yang menjawab. Namun untuk mengawal putusan, tugas Satpol PP adalah terus berusaha menjaga Wonosobo agar tetap kondusif serta menghindari berbagai potensi yang dapat memicu kericuhan,” tambahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadilan Negeri Wonosobo telah memutuskan seluruh gugatan Asparaw terhadap Pemerintah Kabupaten terkait Perda Nomor 3 Tahun 2017.

Menanggapi putusan tersebut, Kuasa hukum Asparaw, Yoseph Parera mengaku akan mengajukan langkah banding. Pihak tim kuasa hukum, telah memprediksi putusan tersebut sehingga segera menyiapkan materi banding. Senada, Ketua Asparaw Tia Viandari mengaku akan menempuh langkah hukum lain dalam menyikapi putusan Pengadilan Negeri Wonosobo yang dinilai merugikan pengusaha karaoke tersebut. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.