Sebanyak 837 APK Melanggar di Temanggung Dicopot


TERTIBKAN APK : Petugas gabungan melakukan penertiban APK melanggar aturan di sejumlah titik wilayah Wonosobo, Selasa (2/4) lalu.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Sebanyak 837 alat peraga kampanye (APK) berbagai jenis yang melanggar aturan ditertibkan petugas gabungan, Selasa (2/4) lalu. Penertiban dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung bersama perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Polres, Kodim 0706 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Temanggung.

Komisioner Bawaslu Wonosobo, Amin Stiyono mengungkapkan pihaknya sengaja menertibkan APK yang melanggar aturan, Selasa (2/4). "Dalam kegiatan ini, ada sebanyak 837 APK berbagai jenis yang melanggar aturan dicopoti di sejumlah tempat di Temanggung," ungkapnya kepada awak media saat melakukan penertiban AKP.

Menurut dia, APK yang ditertibkan mayoritas adalah APK yang melanggar zonasi kampanye, sesuai dengan yang telah diatur KPU. Bawaslu sengaja mengajak perwakilan KPU, pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP.
Tim bergerak dari ‎kantor Bawaslu sekitar pukul 09.30-an, menuju Jalan Jenderela Soedirman, tepatnya di sekitar pertigaan Kantor Telkom.

Di sana petugas gabungan mencopoti beberapa bendera partai politik (parpol).
Selanjutnya, tim gabungan bergerak ke berbagai penjuru di Temanggung, yang dinyatakan terlarang sebagai zona pemasangan APK. "Yang kita copoti berbagai macam jenis APK, mulai dari bendera parpol, gambar calon legislatif (caleg), pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden, dan lainnya," tutur Amin.

Selain yang melanggar zonasi, petugas gabungan juga menertibkan APK yang dipasang di pohon, fasilitas umum (fasum), tiang listrik, dan tempat terlarang lainnya. "Jembatan juga tempat yang seharusnya tidak boleh dipasangi APK atau atribut partai. Namun kenyataannya masih banyak yang memasang di jembatan," imbuh Komisioner Bawaslu lainnya, Murti Anggono.

Ditandaskan, penertiban serupa akan terus dilaksanakan hingga masa kampanye berakhir. Ia mengimbau, agar semua peserta Pemilu maupun tim sukses yang ada memmatuhi aturan dalam pemasangan APK maupun atribut parpol yang ada. "Kami harap, sebelum memasang APK diperhatikan dulu segi keamanan, aturan, dan kenyamanan, serta estetikanya," ‎tandasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.