TPS 04 Kutoanyar Disulap Layaknya di Pantai


SUASANA PANTAI : Suasana tempat pemungutan suara (TPS) 04 di Dusun Grogol Desa Kutoanyar Kecamatan Kedu, Temanggung yang mengusung tema pantai, Rabu (17/4) pagi.

DITENGAH suasana pesta demokrasi yang kian memanas, sejumlah penyelenggara pemungutan suara di sejumlah wilayah, berlomba-lomba menyajikan suasana tempat pemungutan suara (TPS) yang unik dan berkesan. Seperti halnya yang dilakukan TPS 04 Dusun Grogol Desa Kutoanyar Kecamatan Kedu, Temanggung, dalam Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), Rabu (17/4) pagi.

Mereka tak hanya ingin menyiapkan dekorasi TPS yang biasa-biasa saja. Mereka sengaja mensetting TPS tempat penyelenggaraan hajatan peseta demokrasi serentak tersebut layaknya berada di pantai. Ya, memang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat tak menginginkan pesta demokrasi yang hanya dilakukan lima tahun sekali itu berjalan biasa-biasa saja.

Apalagi, sampai menimbulkan gesekan-gesekan antarpendukung pasangan calon presiden-wakil presiden maupun calon legislatif. "Kami tidak ingin kegiatan pemilu ini berjalan biasa-biasa saja. Kami ingin pemilu ini damai kaya di pantai. Makanya kami sengaja membuat setting seperti suasana berasa di pantai," ungkap Ketua KPPS Dusun Grogol Desa Kutoanyar, Muhammad Maksudi.

Dalam tiga hari ini, rupanya petugas KPPS dibantu linmas, panwas dan pemuda desa setempat berkreasi membuat sebuah dekorasi layaknya berada di pantai. Seperti halnya dengan gambaran panorama pantai yang indah dengan suasana sunset, suasana angin pantai yang sepoy-sepoy, dan lambaian dahan pohon kelapa yang mengayun. Dihiasi kursi dan payung-payung peneduh dan alunan musik yang syahdu.

"Ini merupakan upaya kami agar para warga masyarakat calon pemilih bisa tertarik hadir ke TPS dan bisa menyalurkan hak pilihnya dalam Pilpres dan Pileg ini. Jangan sampai malah golput. Karena satu suara saja sangat menentukan bagaimana nasib bangsa Indonesia lima tahun mendatang. Kami terus berupaya melakukan kreasi dekorasi TPS yang berbeda dari lainnya," beber dia.

Kebetulan, menurut dia, kali ini pihaknya mencoba berkreasi tentang pantai. Meskipun pemilu tahun ini bisa dikatakan rumit, karena harus memilih lima posisi, baik Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota. "Semoga dengan ini, calon pemilih tetap berkesan dan makin nyaman saat memberikan hak pilihnya," harapnya.

Awalnya, ide yang hendak digunakan adalah konsep 'Dilan'. Di mana, para petugas akan menggunakan kostum laiknya Dilan, yang sedang menarik perhatian di masyarakat. "Konsep itu tak jadi digunakan, karena nantinya mengharuskan petugas mengenakan pakaian putih," akunya. Saat galau ingin mengganti konsep yang diusung, tiba-tiba muncul konsep pantai dari seorang anggota KPPS. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.