40 Desa di 15 Kecamatan Bakal Lakukan Pilkades Serentak Gelombang III


Kasubbag Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Setda Amin Purnadi menyosialisasikan gelaran Pilkades Serentak Gelombang 3 yang akan dilaksanakan hari Rabu, 9 Oktober 2019.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang III tahun 2019 yang akan dilaksanakan di 40 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Sebelumnya sudah dilaksanakan Gelombang I di tahun 2016 sebanyak 30 desa, dan Gelombang II pada tahun 2018 di 166 desa.

Hal ini didasari oleh Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Wonosobo Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Desa, Perda Kabupaten Wonosobo Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016, serta Perbup Nomor 12 tahun 2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 1 tahun 2016.

Menurut Kasubbag Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Setda Amin Purnadi, Pilkades serentak Gelombang 3 akan dilaksanakan hari Rabu, 9 Oktober 2019. Dari 40 desa yang tersebar di 15 kecamatan yang akan menggelar adalah Kecamatan Wonosobo yakni Desa Bomerto, Kecamatan Selomerto yakni Desa Candi, Tumenggungan, Bumitirto dan Kadipaten.

Kecamatan Leksono yakni Desa Besani, Kecamatan Kertek Desa Pagerejo, Surengede, Damarkasiyan, Tlogomulyo, Banjar, Purwojati, Candimulyo, Purbosono, Kecamatan Kalikajar Desa Kembaran, Maduretno, Mungkung, Mangunrejo. Kecamatan Sapuran Desa Marongsari, Bogoran.

Kemudian Kecamatan Kepil Desa Rejosari, Kecamatan Mojotengah Desa Larangankulon, Krasak, Candirejo, Kecamatan Garung Desa Sitiharjo, Siwuran, Kayugiyang, Kecamatan Kejajar Desa Dieng, Parikesit, Kecamatan Watumalang Desa Bumiroso, Wonokampir. Untuk Kecamatan Sukoharjo Desa Pucungwetan, Plodongan dan Jebengplampitan.

Kecamatan Kaliwiro Desa Cledok, Kemiriombo, Kecamatan Wadaslintang Desa Plunjaran, Lancar, Kecamatan Kalibawang Kalikarung dan Mergolangu. Proses Pilkades Serentak akan terbagi menjadi empat tahapan, tahap pertama Tahapan Persiapan yang meliputi Pemberitahuan AMJ Kades oleh BPD secara tertulis, Pembentukan Panitia Pilkades oleh BPD.

Kemudian penyampaian LPPD AMJ Kades kepada Bupati melalui Camat Penyusunan Biaya Pilkades oleh Panitia. Tahap kedua, Tahapan Pencalonan meliputi Pengumuman dan pendaftaran Bakal Calon Kades, Penetapan dan pengumuman nama Calon Kades, Penetapan DPT, Kampanye Calon Kades, Masa tenang.

Tahap ketiga Tahapan Pemungutan Suara yang merupakan intinya yaitu Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, dan Penetapan Calon Kades yang memperoleh suara terbanyak. Sedangkan tahap ke empat Tahapan Penetapan yang mencakup Laporan Hasil Pilkades oleh panitia kepada BPD, laporan hasil pilkades oleh BPD kepada Bupati melalui Camat.

Kemudian Penerbitan SK pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa terpilih oleh Bupati, serta ditutup dengan pelantikan Kepala Desa. Sementara itu Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Muhammad Aziz Wijaya, menegaskan agar mengikuti mekanisme dan peraturan yang sudah ditentukan serta agar menghindari kesepakatan-kesepakatan diluar aturan.

“Ikuti saja aturan yang ada, jangan pernah membuat ketentuan lain di luar aturan, jangan pernah buat kesepakatan yang tidak diatur dalam aturan karena sering kali kesepakatan ini justru menjebak dan membuat masalah di kemudian hari,” tegasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.