Dana Sebesar Rp 14,5 Miliar Digelontorkan untuk Rehab Sekolah


Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo, Sigit Sukarsana didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan Disdikpora Eko Premono menyerahkan surat perjanjian kepada perwakilan salah satu sekolah.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo, Sigit Sukarsana didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan Disdikpora Eko Premono menandatangani Surat Perjanjian Pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan Tahun 2019 di Aula Ki Hadjar Dewantara Dinas setempat, belum lama ini.

Penandatanganan dilakukan sebagai upaya mewujudkan pemenuhan standar sarana dan prasarana belajar pada setiap satuan pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kegiatan dihadiri oleh sebanyak 47 kepala sekolah dasar (SD), 12 kepala sekolah menengah pertama (SMP), tiga Kepala TK Negeri dan satu Kepala SKB di Kabupaten Wonosobo didampingi Ketua Komite Sekolah masing-masing.

Dalam surat perjanjian tersebut, Kepala Disdikpora Wonosobo selaku pihak pertama dengan kepala sekolah penerima bantuan selaku pihak kedua dengan disaksikan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan Disdikpora Wonosobo dan Ketua Komite Sekolah penerima bantuan. Dalam arahannya, Sigit Sukarsana berpesan agar pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan metode swakelola dlaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Hal itu dengan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku. Eko Premono menjelaskan pada tahun anggaran 2019, Kabupaten Wonosobo menerima lebih dari Rp 14,5 Miliar Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan yang penyalurannya terbagi menjadi Sub Bidang TK/SD, Sub Bidang SMP dan Sub Bidang SKB. Pelaksanaan rehabilitasi dan pembangunan dilakukan secara swakelola.

Pelaksanaan oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) dengan menerapkan asas efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, pengutamaan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan pembangunan atau rehabilitasi dan optimalisasi kualitas pekerjaan dengan barang yang dihasilkan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.