Diduga Listrik Korslet, Aula SMP Mualimin Temanggung Terbakar


UPAYA PEMADAMAN : Petugas Damkar Temanggung melakukan upaya pemadaman di Aula Pondok SMP Mualimin Temanggung terbakar, Minggu (12/5) petang.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Diduga alami korsleting listrik Aula Pondok SMP Mualimin Temanggung terbakar, Minggu (12/5) petang. Api tiba-tiba melalap barang-barang serta ruangan yang ada di aula tersebut, saat para santri dan pengurus pondok tengah melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Pondok Mualimin. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam musibah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.40. "Kejadian berawal saat para santri dan pengelola pondok tersebut sedang melaksanakan Sholat Taraweh berjamaah di Masjid Pondok Mualimin, tiba-tiba terlihat api di Aula Pondok Mualimin," ungkap Koordinator Operasi Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung, Edi Susilo.

Saat itu, kata dia, salah satu santri setelah Shalat Taraweh melihat ke aula ternyata ada dua titik api dari saklar. Api yang diduga terjadi karena percikan arus listrik yang mengalami korslet, kemudian menyambar kursi dan barang-barang yang berada di dalam Aula Pondok Mualimin. "Ada banyak kursi plastik dan beberapa barang lain di aula, sehingga memicu api cepat menjalar," beber dia.

Atas kondisi itu, pondok pesantren asuhan Abdul Aziz Samsul Hadi yang beralamat di Kelurahan Jampirejo Kecamatan Temanggung itu mengalami kebakaran hebat. Para santri bersama warga berupaya memadamkan api dengan cara manual. Namun, kondisi api tetap menjalar. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung.

Tindakan yang dilakukan Unit Damkar Kabupaten Temanggung, kata Edi, mengirimkan dua armada dari Kantor Markas Komando Temanggung meliputi satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil water supply. "Anggota yang diterjunkan di lapangan sejumlah enam personil Damkar. Atas kerjasama sinergis bersama petugas lain dan warga, api dapat dipadamkan pukul 20.18," terang dia.

Pihaknya menduga, kebakaran disebabkan karena korsleting listrik. Untuk kerugian materil masih dalam perhitungan pihak pondok. Untuk korban jiwa nihil. "Kami mengimbau masyarakat senantiasa berhati-hati dan mewaspadai hal-hal yang bisa memicu kebakaran. Baik kondisi tungku masih menyala, obat nyamuk dekat barang mudah terbakar, ataupun penggunaan saklar listrik berlebihan," jelasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.