Diduga Tak Bisa Berenang, Seorang Anak Tewas Tenggelam


BAWA KORBAN : Sejumlah warga bersama anggota BPBD Temanggung membawa korban tenggelam Rafly Muhamad Nabil (12) ke RSUD Temanggung, Minggu (26/5) pagi.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Nasib apes menimpa seorang anak bernama Rafly Muhamad Nabil (12), asal Dusun Bolang Desa Klepu Kecamatan Kranggan, Temanggung. Diduga lantaran tak bisa berenang, Rafly ditemukan tenggelam dan dalam kondisi lemas di Sungai Tingal Dusun Kedungdowo Desa Klepu, Kecamatan Kranggan, Minggu (26/5) sekitar pukul 06.45.

Namun, rupanya takdir berkata lain, setelah korban di tolong dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung, dokter menyatakan kondisi korban sudah meninggal pada pukul 07.45. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pada pukul 07.00, korban berhasil ditemukan oleh warga bernama Supri, Dusun Bolang Desa Klepu.

Menurut penuturan saksi Supri, biasanya korban bersama teman-temannya memang sering bermain dan berenang di sungai tersebut. Saat kejadian tersebut, korban bersama lima temannya. "Diduga korban belum bisa berenang. Kejadian diperkirakan pukul 06.00- 07.00. Saat ditemukan korban masih dalam keadaan hidup, namun kondisinya lemas," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Gito Walngadi.

Melihat korban dalam kondisi tenggelam, saksi Supri berupaya melompat ke sungai dan menolong korban. Saat dibawa ke pinggir sungai, korban dinilai masih dalam kondisi hidup, namun kondisinya sangat lemas. Pihaknya berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Temanggung. Setelah itu korban segera dirujuk ke RSUD Temanggung.

"Setelah dibawa ke rumah sakit, hasil pemeriksaan dari dokter menyatakan bahwa kondisi korban sudah meninggal pada pukul 07.45. Untuk selanjutnya korban dibawa kembali ke rumah duka menggunakan armada BPBD Temanggung. Kami mengimbau kepada para orang tua untuk bisa mengawasi anak-anaknya saat bermain," tutur dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.