Dinsos Temanggung Tangani Lelaki Penderita HIV Aids dan Perempuan Gangguan Jiwa


BERESKAN RPS: Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Temanggung membereskan rumah perlindungan sosial (RPS), kemarin.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Temanggung saat ini tengah menangani dua orang tuna wisma yang baru beberapa hari lalu diserahkan masyarakat. “Ada satu orang laki-laki ngakunya orang Papua, dan satu orang lagi wanita lanjut usia yang memang sedikit ada gangguan,” ungkap Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Tuna Sosial dan Perdagangan Orang Dinsos Temanggung, Ponco Marbagyo.

Menurut dia, seorang laki-laki tersebut saat ini sedang mengidap penyakit HIV Aids, sehingga perlu mendapatkan penanganan kusus. Pihaknya sudah memeriksakan kondisi kesehatan lelaki tersebut dan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, ternyata memang lelaki itu mengidap HIV Aids. "Nantinya akan kami kirim ke Panti Kahuripan Sukabumi. Sedangkan yang lansia akan kami kirim ke Panti Semarang,” beber dia.

Senada, Kepala Dinsos Temanggung, Teguh Suryanto menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berupaya untuk menangani dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terjaring operasi penyakit masyarakat. Bahkan pemerintah juga menyiapkan rumah perlindungan sosial (RPS) yang digunakan untuk menampung para masyarakan tuna wisma untuk sementara.

Menurutnya RPS tersebut memang sifatnya sementara. RPS memiliki fungsi untuk menampung para masyarakat yang terjaring operasi penyakit masyarakat yakni Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT). “Mereka yang tidak punya rumah akan kita tampung sementara paling lama tiga hari, sedangkan yang punya rumah akan kami antarkan ke rumahnya,” ungkapnya kepada wartawan.

Dikatakan, untuk para PGOT yang ditampung sementara tersebut nantinya akan dikirim ke panti-panti yang ada di wilayah Jawa Tengah. “Jadi RPS ini memang sebagai upaya kami untuk memanusiakan mereka. Karena jika kita menemukan orang terlantar kan belum tentu langsung bisa dikirim ke panti, maka perlu ada RPS. Baru Temanggung yang punya RPS di wilayah Provinsi Jawa Tengah," beber Teguh.

Maka dari itu, pihaknya berharap tahun ini RPS ini dapat direhabilitasi dengan dibantu Gubernur, sehingga memiliki manfaat yang lebih bagi masyarakat. RPS saat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menjamin kenyamanan masyarakat. “Selter ada, tempat pelayanan, rusang isolasi yang dapat menampung 10-15 orang, ruang pemeriksaan, kamar tidur yang dilengkapi dengan almari dan kasur, kamar mandi juga ada. Selain itu disana juga ada delapan petugasnya, berjaga secara sift,” ujarnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.