Jalur Tengah Batas Wonosobo-Temanggung-Secang Siap Dilalui Pemudik


Sejumlah pekerja melakukan kegiatan pengaspalan di Jalan Wonosobo-Temanggung masuk wilayah Kecamatan Kedu, Temanggung, Selasa (14/5) sore.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Pejabat Pembuat Komitmen Tugas Pembantuan 01 Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah memastikan Jalan Batas Kabupaten Wonosobo-Temanggung-Secang siap untuk melayani arus mudik Lebaran. Kegiatan preservasi Jalan Nasional Batas Kabupaten Wonosobo- Temanggung- Secang saat ini terus dikebut.

Pejabat Pembuat Komitmen Tugas Pembantuan 01 Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan, Parjo mengungkapkan, total panjang jalan mencapai 35,85 kilometer dan jembatan 462,00 meter. "Lubang-lubang jalan yang ada telah dilakukan penambalan dan terus dilakukan penambalan jika ada lubang baru," ungkapnya kepada Suara Merdeka saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di wilayah Kedu.

Menurut dia, pada titik-titik yang terjadi kerusakan perkerasan aspal, sudah dilakukan pengaspalan jalan seperti di Secang, Pare, Kranggan, dalam Kota Temanggung dan Kedu. "Kegiatan kami hentikan sementara pada H-10 dan H+10 lebaran untuk memberikan layanan arus mudik Lebaran seperti contoh kegiatan pengaspalan jalan," imbuh dia didampingi sejumlah petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Dikatakan, kegiatan pemeliharaan dan pantauan jalan yang tidak mengganggu arus lalu lintas Lebaran, akan tetap dilakukan seperti melakukan sudetan air yang menggenang pada badan jalan, membersihkan selokan yang tersumbat dan lain-lain. Untuk kegiatan preservasi Jalan Nasional Batas Kabupaten Wonosobo-Temanggung-Secang, yang sepanjang jalan 35,85 kilometer dan jembatan 462,00 meter.

"Kondisi umum ruas jalan sedang dengan lalu lintas tinggi. Topografi wilayah berada di dataran tinggi, daerah Temanggung. Preservasi jalan ini ditujukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur lintas tengah Provinsi Jawa Tengah. Jalur lintas tengah tersebut merupakan jalur tengah yang utama berada di Provinsi Jawa Tengah menuju Provinsi Jawa Barat maupun Daerah Istimewa Yogyakarta," beber dia.

Selain itu preservasi jalan juga untuk mendukung sektor pariwisata nasioanal serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga frekuensi kendaraan berat, maupun ringan yang melintas akan semakin tinggi. Kegiatan preservasi Jalan Batas Wonosobo-Temanggung- Secang merupakan kegiatan yang dilaksanakan PPK TP 01 Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan preservasi jalan Batas Wonosobo-Temanggung-Secang diperlukan untuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional di Provinsi Jawa Tengah, memperlancar arus orang dan barang, memperpendek jarak angkut barang dan orang serta meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Temanggung dan sekitarnya serta Provinsi Jawa Tengah pada umumnya.

Tujuan preservasi jalan nasional di Temanggung, terwujudnya sistem jaringan jalan dan jembatan yang andal, terpadu dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Berperan dalam mendukung dan meningkatkan daya saing logistik dan mobilitas antarmoda untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembangunan prasarana infrastruktur yang berperan strategis dan penting dalam mengakomodasi pergerakan masyarakat dan komoditas wilayah.

Penerima manfaat preservasi Jalan Batas Wonosobo-Temanggung-Secang ini adalah masyarakat pengguna jalan yang melalui Provinsi Jawa Tengah ruas Jalan Wonosobo-Temanggung-Secang dan masyarakat Temanggung pada khususnya serta masyarakat Jawa Tengah pada umumnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.