Juru Parkir Ilegal Bakal di Tindak Tegas, Saat Manfaatkan Momen Idul Fitri 2019


Ilustrasi

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menggandeng penegak hukum dari Polres Temanggung akan menindak tegas para juru parkir liar yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya banyak juru parkir dadakan yang mengais rejeki, namun mereka melanggar aturan pemerintah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Temanggung, Agung Prabowo menyebutkan pihaknya akan menertibkan para juru parkir liar jika ditemukan ada di wilayah Kabupaten Temanggung. "Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan operasi juru parkir liar. Rapat juga sudah dilakukan rapat. Akan dilakukan operasi parkir liar dalam waktu dekat," ucapnya.

Menurutnya juru parkir liar memang biasanya akan berdatangan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mereka biasanya ada di sejumlah titik keramaian yang menjadi lahan basah mereka. "Kalau di Temanggung sediri saat ini ada kurang lebih 245 orang juru parkir yang telah terdaftar di kami. Mereka inilah yang resmi. Juru parkir tersebut, lanjutnya, tersebar diberbagai kecamatan," beber dia.

Sejumlah kecamatan yang kantong parkirnya dikelola Dishub Temanggung antara lain di Kecamatan Temanggung, Parakan, Ngadirejo Pringsurat, Kranggan dan Kandangan. "Mereka yang resmi ini menggunakan ID Card bisa kartu KTA, menggunakan rompi. Kalau tidak menggunakan rompi dan ID Card berarti dia juru parkir liar, jika minta uang tidak usah di kasih," terangnya

Selain itu, pihaknya juga mengaku telah membekali karcis parkir kepada para juru parkir dengan tarif yang telah diatur melalui peraturan daerah (Perda). "Kalau sepeda motor tarif sebesar Rp 1000, mobil Rp 2000, sedangkan kendaraan roda empat keatas tarifnya Rp 3000. Kalau minta lebih dari ketentuan ya tidak boleh, harus sesuai retribusi parkir sesuai dengan Perda," tegasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.