Lima Rumah Terbakar, Tujuh Jiwa Mengungsi, Kerugian Ditaksir Capai Rp 80 Juta


PADAMKAN KEBAKARAN : Petugas Damkar dibantu petugas gabungan lain dan warga masyarakat membantu memadamkan api yang membakar lima rumah di Dusun Pandean 03 RW 01 Desa Morobongo Kecamatan Jumo, Temanggung, Minggu (12/5) pagi.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Kebakaran hebat terjadi di Dusun Pandean 03 RW 01 Desa Morobongo Kecamatan Jumo, Temanggung, Minggu (12/5) pukul 08.15. Lima rumah penduduk hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa atas peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir sekitar Rp 80 juta. Dua keluarga yang ditinggali tujuh jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat saudara lantaran rumah mereka ludes terbakar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengungkapkan, hasil tinjauan di lokasi kejadian kebakaran, terdapat lima rumah tinggal terbakar dua, diantaranya rusak parah. Antara lain, rumah milik Suwadi (65) yang ditinggali satu keluarga dua jiwa. Kondisi rumah semi permanen mengalami kerusakan berat.

Kondisi pasca kebakaran, korban beserta kelurganya terpaksa mengungsi ke rumah saudara. Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta. Kemudian rumah yang juga terbakar hebat, milik Pamuji (55), yang lokasinya berhimpitan dan ditinggali satu keluarga dengan lima jiwa. Di dalam rumah tersebut juga terdapat satu balita. "Rumah semi permanen mengalami rusak berat," ungkapnya, Minggu (12/5) pagi.

Korban beserta keluarganya juga terpaksa mengungsi di tempat saudara. Karena hampir keseluruhan rumahnya hangus terbakat. Kerugian yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 32 juta. Kebakaran hebat juga memberikan dampak tiga rumah di sekitarnya, yakni milik Salbiyah (55) yang ditinggali seorang diri. Kondisi rumah mengalami rusak ringan pada bagian atap dan kerugian ditaksir Rp 3 juta.

Kemudian rumah milik Aspan (60) yang ditinggali satu keluarga dan tiga jiwa. Akibat terdampak kebakaran, rumah mengalami rusak ringan pada bagian atap dan dinding. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta. Kemudian rumah milik Tego Prihatin (47) yang ditinggali satu keluarga dan enam jiwa juga hangus terbakar. Rumah semi permanen mengalami terbakar pada bagian atap dan dinding samping, kerugian ditaksir mencapai Rp 12 juta.

Berdasarkan keterangan masyarakat Desa Morobongo, kronologis kejadian awal mula warga melihat ada api dan kepulan asap di atas rumah salah satu warga. Api kemudian menjalar dengan cepat dikarenakan cuaca panas disertai tiupan angin. "Api menjalar pertama dari rumah Suwadi kemudian merembet ke rumah gudang tempat penyimpanan padi dan kayu, sehingga juga merembet ke beberapa rumah di sekitarnya," beber dia.

Koordinator Operasi Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung, Edi
Susilo menyebutkan, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Tindakan yang dilakukan Damkar Kabupaten Temanggung mengirim empat armada dari Kantor Induk dan Pos Jaga Candiroto meliputi, dua mobil pemadam dari Kantor Induk dan Pos Jaga Candiroto serta dua mobil water supply dari Kantor Induk dan Pos Jaga Candiroto.

Anggota yang dikerahkan di lapangan sejumlah 13 personil Damkar. Berkat kerjasama sinergis antara petugas Damkar, BPBD, kepolisian, TNI, SAR dan masyarakat sekitar, api dapat dipadamkan sekitar pukul 09.19. "Api dapat dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung dibantu warga setempat. Dua rumah mengalami rusak berat, tiga rumah rusak sedang," beber dia. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.