Metode Pengadaan Pembangunan Pasar Induk Saat Ini Penunjukan Langsung


Sejumlah perwakilan OPD terkait pembangunan Pasar Induk Wonosobo mengikuti Rapat Koordinasi dengan LKPP di Ruang Kertonegoro Setda, Selasa (7/5) kemarin.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Kasubdit Wilayah II Timur Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, Tjipto Prasetyo N menyebutkan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018, metode pengadaan yang diambil dalam pembangunan Pasar Induk kali ini adalah Penunjukan Langsung. Ketentuan pemilihan metode ini tertuang dalam Peraturan LKPP Nomor 9 tahun 2018.

Ditambahkan Tjipto, kasus yang terjadi di Wonosobo merupakan spesial case. Karena pihaknya baru pertama kali melakukan probity advice untuk kasus sejenis. Pihaknya menyarankan, agar proses pembangunan Pasar Induk Wonosobo yang mengalami musibah kebakaran pada 22 Desember 2014 segera selesai, dan Pasar Induk bisa segera dibangun, semua pihak pengelola pengadaan untuk menaati peraturan yang berlaku.

Termasuk, senantiasa menjaga integritas para pihak, dengan tidak meminta apapun dalam bentuk apapun, yang mana hal ini tertuang dalam bentuk komitmen bersama antar pihak yang terlibat dalam proses pengadaan. Pendampingan LKPP kepada Pemkab Wonosobo kegiatan kali ini merupakan pendampingan (probity advice) terkait pembangunan Pasar Induk Wonosobo, sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk layanan dari LKPP RI, untuk memberikan saran dan rekomendasi, khususnya apabila paket pengadaan yang akan dikerjakan memiliki risiko tinggi dan bernilai besar. Atas kondisi itu, sehingga para pengelola pengadaan dapat meminta pendampingan dengan melakukan probity advice.

Tujuan probity advice adalah mengurangi potensi penyimpangan saat pelaksanaan pengadaan. Probity advice sendiri lebih mengedepankan diskusi dan akuntabilitas antara pengelola pengadaan (advisee) dengan advisor. Saran dan rekomendasi dalam probity advice mulai dari perencanaan, persiapan sampai proses pemilih penyedia jasa. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.