Pendaki Diminta Tak Buat Api Sembarangan, Ribuan Orang Lakukan Pendakian Massal


Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo bersama Plt Kalak BPBD Temanggung Gito Walngadi dan personel gabungan melakukan pengamanan kegiatan pendakian massal via di Dusun Cepit Desa Pagergunung Kecamatan Bulu, Temanggung, Minggu (26/5) lalu.

TEMANGGUNG (FOKUSSABA)- Sebanyak 1.119 orang terdiri dari para pendaki dan personel gabungan pengamanan melakukan kegiatan pendakian Gunung Sumbing melalui jalur di Dusun Cepit Desa Pagergunung Kecamatan Bulu, Temanggung. Petugas gabungan sengaja berjaga, guna mengamankan para pendaki agar tidak terjadi peristiwa kebakaran hutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi menyebutkan, sejak Sabtu-Minggu siang jumlah orang yang melakukan pendakian Gunung Sumbing via Dusun Cepit Desa Pagergunung Kecamatan Bulu, tercatat di posko dengan jumlah seluruhnya 1.119 orang.

"Tercatat ada sebanyak 814 pendaki dan sisanya Personil PAM. Masing-masing pos pendakian telah disiagakan personil untuk melakukan pertolongan cepat, jika terjadi kecelakaan dan untuk mencegah pendaki tersesat. Hingga Minggu kondisi aman
tidak terjadi kecelakaan. Bantuan medis disiagakan guna menolong pendaki terkilir kaki, pingsan dan sesak nafas," ujarnya.

Dalam penanganan pengamanan personil gabungan terdiri atas BPBD Temanggung, Polres Temanggung, Koramil Bulu, Muspika Bulu, Pemdes Pagergunung, PMI, Tagana, SAR BPBD, Dinas Satpol PP dan Damkar, BC Palpag Desa Pagergunung, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Banser, Relawan Peduli Bencana, Grasindo, RAPI, ORARI, Linmas Desa Pagergunung, Perhutani dan KPA Kompas Bansari.

Senada, Kapolsek Bulu AKP Agus Rizal Yudha Baskara menuturkan, malam selikuran atau malam ke 21 bulan Ramadan, banyak masyarakat yang melakukan ritual dengan mendaki Gunung Sumbing di wilayah Kecamatan Bulu. Terdapat dua lokasi jalur pendakian di Dusun Cepit Desa Pagergunung sekitar 750 orang beserta seluruh anggotanya melaksanakan pengamanan dan pemantauan para pendaki gunung.

Mereka melaksanakan pendakiaan Gunung Sumbing. Para pendaki gunung diminta selalu waspada dan hati-hati supaya tidak terjadi sesuatu atau kecelakaan. Selain itu dia juga mengingatkan tentang kebakaran hutan yang disebabkan karena kecerobohan para pendaki yang membuang puntung rokok atau lupa mematikan perapian.

Kapolsek memberikan penekanan dalam himbauannya agar memastikan api benar-benar sudah padam, bilamana membuat perapian.Jangan buang puntung rokok sembarangan. Acara pengamanan dilanjutkan dengan turunnya para pendaki dari Gunung Sumbing, Minggu lalu. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.