Ujian Perangkat Desa Dituding Curang, Peserta Gagal Lapor Polsek Kepil


Sejumlah calon perangkat desa yang tidak lolos seleksi melaporkan dugaan kecurangan panitia seleksi perangkat desa serentak, Selasa (14/5) sore.

KEPIL (FOKUSSABA)-
Sebanyak 11 orang peserta Ujian Perangkat Desa se Kecamatan Kepil melapor ke Polsek Kepil. Mereka menduga ada kecurangan dalam ujian perangkat desa tersebut. Aroma kecurangan dinilai sudah tercium sejak sebelum dimulai ujian yakni, siapa yang bakal lulus sudah dapat ditentukan. Dan kecurangan tersebut dituding bersumber dari pihak Kecamatan Kepil.

Winarso, salah seorang yang gagal ujian perangkat Desa Randusari menyatakan, ada keanehan luar biasa dalam ujian perangkat desa kali ini, se kecamatan bagi yang lulus ujian nomor 70 sampai nomor 100 benar semua tanpa ada yang salah. Terbukti semua yang memiliki nilai tinggi dan lulus dalam ujian untuk soal ujian nomor 70 sampai dengan nomor 100 benar semua.

Padahal menurut mereka, di nomor tersebut adalah materi ujian yang tersulit. "Disamping itu, aroma kecurangan dari kecamatan sangat kuat. Hal ini yang membuat kami protes, dan besok Rabu 15 Mei 2019 kami akan ke kabupaten menghadap Bupati," katanya saat melaporkan dugaan kecurangan kepada Polsek Kepil.

Sementara itu, Kapolsek Kepil Iptu Muji Darmaji saat dikonfirmasi menyatakan, benar memang ada laporan peserta ujian perangkat desa yang gagal. Mereka menyatakan diduga ada kecurangan, untuk perkara ini sedang dipelajari dan diselediki. Ditanya apakah Polsek Kepil termasuk menjadi panitia, dijawab bahwa Polsek Kepil dan Koramil Kepil memang dilibatkan kepanitiaan.

Namun, kata dia hanya sebatas pengamanan mengawasi saat sedang ujian tertulis, itupun hanya di luar ruangan. Tetapi yang memiliki wewenang membuat soal ujian adalah Camat Kepil dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Kepil. Sementara Camat Kepil Miswari belum dapat dikonfirmasi tentang permasalahan ini.

Perlu diketahui perekrutan perangkat desa untuk Kecamatan Kepil dilakukan secara serentak, Selasa (14/5). Ada 11 desa se Kecamatan Kepil yang mengikuti ujian penyaringan, dan ternyata menyisakan permasalahan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.