Unit Laka Lantas Lakukan Investigasi Kecelakaan di Sawangan, Begini Ternyata Kronologis Kejadiannya


Petugas kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Wonosobo melakukan olah TKP ulang kejadian kecelakaan di wilayah Sawangan Desa Selokromo Kecamatan Leksono, Wonosobo.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Unit Laka Lantas Polres Wonosobo melakukan investigasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Wonosobo-Banjarnegara, masuk wilayah Sawangan, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Minggu (5/5) dini hari. Hasil investigasi dan berdasarkan keterangan saksi-saksi kejadian, kronologis laka lantas berbeda dengan data awal yang dihimpun.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Wonosobo, Ipda Sudar mengungkapkan, kronologis kejadian semula sepeda motor Honda Vario bernomor polisi R 6708 WT yang dikendarai Ulin Nuha (25), warga Gunungtawang RT 01 RW 03 Kecamatan Selomerto melaju dari arah Wonosobo menuju Banjarnegara dengan kecepatan tinggi. Menjelang lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan lain dari sisi kanan.

Kendaraan yang hendak didahului tersebut, hingga saat ini belum diketahui jenis dan identitasnya. "Kendaraan itu semula melaju searah di depan sepeda motor tersebut, sehingga laju sepeda motor tersebut melebihi as jalan. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan melaju sebuah mobil Mitsubishi SS Pick Up bernomor polisi BA 8472 KM yang dikemudikan Supartono (48) dengan kecepatan tinggi," ujarnya.

Karena jarak dua kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi itu sudah dekat, kedua kendaraan tersebut mengalami benturan hebat. Berdasarkan hasil keterangan saksi Nandang Jatmiko (22) warga Desa Balekambang RT 06 RW 02 Kecamatan Selomerto, pada hari Minggu (5/5) sekitar pukul 01.30, sewaktu menumpang mobil Mitsubitshi Pick Up, kendaraan berjalan dari arah Banjarnegara menuju Wonosobo.

Kendaraan yang dikemudikan Supartono, warga Balekambang RT 01 RW 01, Kecamatan Selomerto itu melaju dengan kecepatan kurang lebih 60 kilometer per jam dengan menggunakan gigi perseling empat. Menjelang lokasi kejadian dari arah berlawanan, yakni arah Wonosobo menuju Banjarnegara, melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Korban Ulon yang tengah berusaha mendahului kendaraan tidak dikenal di depannya.

Atas kejadian itu, sepeda motor berjalan terlalu kekanan. Karena jarak yang sudah dekat pengemudi mobil pick up tidak bisa menghindar dan terjadi benturan di jalur sebelah kiri di lihat dari laju kendaraan pick up tersebut. Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka pada kepala dan kaki berdarah. Korban tidak sadar dan meninggal dunia di TKP.

Dijelaskan, sementara hasil introgasi saksi awal saat olah TKP terhadap Mujarto (61) warga Desa Selokromo RT 04 RW 02 Kecamatan Leksono, benar pada Minggu (5/5) sekitar pukul 01.00. Waktu itu dirinya sedang berdiri di depan bengkelnya dan menghadap ke arah Wonosobo yang berjarak kurang lebih lima meter dari lokasi kejadian. Dia melihat adanya sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Sepeda motor itu berjalan terlalu kekanan sedang berusaha mendahului kendaraan yang identitasnya tidak diketahui. Selang beberapa saat, dirinya mendengar suara benturan “brak” yang selanjutnya melihat ke arah sumber suara dari arah belakang. Ternyata benar ada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor tersebut dengan mobil pick up yang berjalan dari arah Banjarnegara menuju Wonosobo.

Dia juga membenarkan benturan tersebut terjadi di jalur sebelah kiri di lihat dari laju mobil pick up tersebut. Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia. Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sudah diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polres Wonosobo untuk dijadikan sebagai barang bukti. Kasus kecelakaan masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Wonosobo. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.