Warga Tegalgot Dapat Bantuan Program Jambanisasi berupa Uang Rp 25 Juta dan 60 Closet


Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli mendampingi Pimpinan Bank Wonosobo menyerahkan bantuan kepada masyarakat Dusun Sicemplong Desa Tegalgot Kecamatan Kepil, berupa uang Rp 25 juta dan 60 closet.

KEPIL (FOKUSSABA)- Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli bersama Bank Wonosobo mengadakan program percepatan ODF (jambanisasi) ke seluruh wilayah Wonosobo, khususnya di daerah Kecamatan Kepil. Salah satu bantuan program jambanisasi diserahkan dari Bank Wonosobo kepada masyarakat Dusun Sicemplong Desa Tegalgot Kecamatan Kepil berupa uang Rp 25 juta dan 60 closet.

Dalam kesempatan itu, Dandim Fauzan mengajak kepada semua masyarakat Desa Tegalgot untuk selalu berupaya hidup sehat, salah satunya adalah dengan memiliki jamban keluarga. "Sudah saatnya bahwa kita harus bisa hidup sehat. Budaya buang air besar (BAB) sembarangan sudah tidak jamannya lagi. Karena, jika itu terus dilakukan, maka akan membawa dampak yang buruk," ungkapnya.

Dampak buruk itu, kata dia, tidak hanya bagi dirinya akan tetapi juga membahayakan orang lain. Kotaran yang dikeluarkan itu membawa ribuan bibit penyakit. Untuk mengatasinya adalah hanya dengan dimasukan ke dalam tanah. Tidak boleh dibuang ke sungai atau kolam. "Jika itu masih dilakukan sama saja kita memberikan bibit penyakit ke orang lain," tandas Fauzan Fadli.

Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada sejumlah perusahaan yang mengalokasikan program CSR-nya untuk bersama sama menyukseskan program ODF di Wonosobo. Jika ini dilakukan oleh semua lembaga dan masyarakat, maka ODF untuk tingkat kabupaten tidak perlu waktu lama. Para ulama dengan fatwanya mengajak umatnya untuk berperilaku hidup sehat, para pengusaha memberikan bantuan dananya.

Kemudian, pemerintah dengan kebijakannya mengarahkan agar membuat jamban yang sehat serta masyarakat ikut bersama sama menyukseskan itu semua. Jika itu sudah terwujud maka tidak butuh waktu lama ODF di Wonosobo akan segera teralisasi. Camat Kepil Miswari menyampaikan di Kecamatan Kepil ada 20 desa dan 1 kelurahan. Desa Tegalgot ini merupakan wilayah kerja Puskesmas 1 Kepil.

Dari beberapa program kita di Kecamatan Kepil untuk pemacu ODF (Open difinisi Free), termasuk salah satunya arisan dari warga setiap minggu Rp 10.000 yang bisa mengangkat presentasi. Jika awalnya baru mencapai 8 persen, sampai bulan April dan Mei sudah 39 persen. Inovasi yang lain 2019 setiap desa menganggarkan jambanisasi yang rencananya akan menargetkan 1.045 unit. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.