Wujudkan Smart City, Pemkab Wonosobo Dapat Pendampingan Penuh Kemenkominfo


Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI oleh Bupati Eko Purnomo, di Ballroom Santika Premiere Hotel Jakarta, Rabu (15/5) kemarin.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Kabupaten Wonosobo resmi mendapatkan pendampingan penuh dari Pemerintah Pusat dalam upaya merealisasikan program Kota Pinta, alias smart city. Hal itu dipastikan dengan telah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI oleh Bupati Eko Purnomo, di Ballroom Santika Premiere Hotel Jakarta, Rabu (15/5) lalu.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro yang turut mendampingi Bupati dalam acara peluncuran Gerakan 100 Smart City Indonesia tersebut menjelaskan, MoU itu merupakan langkah lanjut menyusul ditetapkannya 25 Kabupaten yang lolos dalam assessment oleh Kemenkominfo RI beberapa waktu lalu.

Wonosobo, menurut Eko dinyatakan lolos bersama 24 kabupaten/kota lain seperti Kebumen, Padang Pariaman, Banyumas, Demak, dan Klaten. "Assessment smart city ini mengacu pada penilaian aspek-aspek infrastruktur baik fisik dan teknologi, struktur dan Supra struktur termasuk produk-produk regulasi yang ada," terangnya melalui surat elektronik yang dikirim sesaat setelah acara.

Sesuai pesan Menteri Dalam Negeri RI, Tjahyo Kumolo, Eko menyebut smart city menjadi salah satu strategi yang ditempuh untuk mendorong Pemerintah kabupaten/kota agar lebih baik dalam Pelayanan publik. "Diantaranya adalah melalui pengembangan regulasi dan pengembangan sistem informasi dalam pelayanan pemerintahan yang berbasis elektronik," tambahnya.

Mendagri, menurut Eko juga berpesan kepada Kabupaten dan Kota yang masuk dalam Gerakan 100 Smart City untuk menjadi contoh dan senantiasa membuat inovasi sekecil apapun dalam pelayanan publik pada warga masyarakatnya. Sehingga menjadi pemerintah kabupaten/kota yang "smart" dalam melayani. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.