Lalai Taruh Alat Tambal, Bengkel Budiyanto di Kaliwiro Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta


Anggota kepolisian meninjau lokasi bengkel yang terbakar di Dusun Jojogan RT 13 RW 03, Desa Tracap, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo Kamis (6/6) pagi.

KALIWIRO (FOKUSSABA)- Nasib apes menimpa Budiyanto (38), seorang pemilik bengkel di Dusun Jojogan RT 13 RW 03, Desa Tracap, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo. Akibat kelalaiannya sendiri sebuah bengkelnya nyaris tak tersisa akibat dilalap sijago merah, Kamis (6/6) sekitar pukul 08.30. Akibatnya warga Dusun Karangsari RT 20 RW 05, Desa Tracap, Kecamatan Kaliwiro itu menanggung kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian yang ditanggung pemilik ditaksir mencapai Rp 150 juta. "Setelah proses pemadaman dilakukan, total kerugian yang harus ditanggung pemilik bengkel, terhitung sekitar Rp 150 juta. Sebab di dalam bengkel itu penuh dengan barang dagangan," ungkap Kapolsek Kaliwiro, AKP Trubus saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut dikatakan, bengkel tersebut sebenarnya tidak terlalu luas. Namun bengkel yang berukuran 4x5 meter itu berisi barang seperti onderdil, sparepart, oli, ban baru dan bekas sekitar 230 buah, uang ratusan ribu, empat jirigen besar penuh bensin beserta peralatan bengkel. "Dari ke semua barang itu hampir tidak ada yang tersisa, kecuali wujud bangunan tempat usaha bengkel yang masih berdiri," jelas dia.

Sementara salah satu saksi mata yang merupakan warga Dusun Jojogan, Desa Tracap, Subkhan mengungkapkan, kronologis kejadian kebakaran bengkel yang terletak di jalan Kaliwiro-Prembun itu bersumber dari kaleng yang digunakan untuk menambal ban. Bermula ketika korban selesai menambal ban pada salah satu kendaraan yang bocor, kemudian ia menaruh kaleng yang telah digunakan di lantai.

"Dikira api di alat tambal ban itu sudah mati oleh korban, makanya ia langsung menaruh alat tambal ke lantai," katanya. Selain itu, katanya, korban tidak menyadari jika dilantai tersebut masih terdapat ceceran bensin yang belum sempat kering. Hingga akhirnya api langsung merembet dan langsung menyambar bensin. Api itu pun dengan cepat membakar bengkel milik korban.

"Semua panik dan berhambur ke luar. Hingga hanya bisa menyelamatkan motor yang baru saja selesai ditambal. Yang lain mencari air," tuturnya. Menurut dia saat api menyambar ke bensin sempat terjadi ledakan yang membuat seluruh bangungan langsung menyala dan menghanguskan barang yang ada di dalamnya.

"Karena terus membesar, tidak ada yang berani menyelamatkan barang. Kita hanya sibuk mencari air dengan peralatan seadanya saja," jelasnya. Beruntung lokasi kebakaran dekat jalan raya sehingga saat kejadian banyak warga melintas ikut berhenti untuk membantu, sehingga ruko dan pangkalan ojek yang berdekatan dengan bengkel tersebut aman dari api. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.