Rumah Warga Kepil Dilalap Sijago Merah, Pemilik Rumah Mengungsi, Kerugian Capai Rp 100 Juta


Petugas gabungan dan masyarakat melakukan upaya pemadaman rumah yang terbakar di Kelurahan Kepil Kecamatan Kepil, Wonosobo, Kamis (6/6) petang.

KEPIL (FOKUSSABA)- Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Wonosobo. Diduga kuat karena korsleting listrik rumah milik Dawamnudin (55), warga Kampung Mojosongo RT 01 RW 10, Kelurahan Kepil, Kecamatan Kepil, Wonosobo terbakar hebat Kamis (6/6) petang. Kondisi itu sontak membuat warga di kelurahan tersebut Kecamatan geger dan berupaya membantu proses pemadaman api yang membesar tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30. Diketahui api pertama kali muncul dari salah satu ruangan dalam rumah dan merembet ke bagian lain. Kepulan asap yang membumbung tinggi langsung membuat warga sekitar geger dan berdatangan ke lokasi kejadian.

Mereka berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena keterbatasan alat, akhirnya rumah tersebut habis terbakar. Menurut Koordinator Pusdalops BPBD Wonosobo, Sabar, pemadaman dilakukan oleh warga sekitar yang dibantu oleh TNI, Polri, BPBD, Unit Damkar dan relawan yang datang beberapa saat kemudian. Kobaran api akhirnya bisa dipadamkan sekitar dua jam.

Dikatakan, mendapat laporan peristiwa kebakaran tersebut, petugas gabungan langsung datang untuk membantu memadamkan api. "Namun karena lokasi rumah berada di gang sempit dan minim sumber air, sehingga menyulitkan petugas melakukan pemadaman, akibatnya rumah tersebut akhirnya habis terbakar," katanya, Jumat, (7/6) pagi.

Penyebab kebakaran rumah tersebut, lanjutnya, diduga karena korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun akibatnya atap rumah milik korban habis beserta isi rumah. "Korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta. Untuk sementara korban beserta keluarga juga harus mengungsi di rumah kerabat," ungkapnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.