Tak Kantongi Izin, Tower di Dusun Anggrunggondok Disegel Satpol PP Wonosobo

Petugas Satpol PP Wonosobo melakukan penyegelan menara telekomunikasi atau tower yang belum mengantongi izin dengan memasang banner segel di Dusun Anggrunggondok, Desa Reco, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Senin (25/6) siang.

KERTEK (FOKUSSABA)- Belum mengantongi izin menara telekomunikasi atau tower di Dusun Anggrunggondok, Desa Reco, Kecamatan Kertek, Wonosobo, disegel petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo, Senin (25/6) siang. Tindakan penyegelan yang dilakukan oleh Satpol PP ini dilakukan, karena tower yang diduga sedang dalam proses pembangunan tersebut belum mengantongi izin.

Kepala Seksi Operasi dan Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Wonosobo, Musafak menyebutkan, penyegelan terpaksa dilakukan karena menara telekomunikasi yang ada di Dusun Anggrunggondok tersebut belum memiliki izin, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Dalam operasi penyegelan tersebut, Satpol PP melibatkan instansi terkait seperti Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Turut dimendampingi petugas dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kecamatan Kertek serta perangkat Desa Reco. Upaya penyegelan menara telekomunikasi itu dibenarkan Kepala Satpol PP Wonosobo, Haryono. "Benar hari ini telah ada tindakan penyegelan terhadap menara telekomunikasi yang berlokasi di Dusun Anggrunggondok, Desa Reco," beber dia di tempat terpisah.

Hal ini dilakukan, lanjut dia, karena setelah dicek bersama dengan instansi terkait, ternyata menara telekomunikasi tersebut belum memiliki izin sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Perda 9 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembangunan Menara Telekomunikasi Bersama. Penyegelan yang dilakukan Satpol PP ditandai dengan pemasangan Satpol PP Line dan Banner Segel di lokasi tower.

Menurut dia, tindakan ini yang dilakukan penegak perda Pemerintah Kabupaten Wonosobo tersebut, agar menjadi perhatian bagi para pengusaha menara telekomunikasi. Diharapkan, jika ingin mendirikan menara telekomunikasi agar bisa mengurus perizinan terlebih dahulu, sebelum melakukan pembangunan dan mengoperasionalkan menara komunikasi di wilayah Kabupaten Wonosobo. "Kalau mau dioperasikan ya harus berizin dulu,” tegas Haryono. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.