Terjatuh Alami Cidera Kaki, Seorang Pendaki Gunung Sindoro Harus Turun Digendong


Personel Basarnas Unit Wonosobo bersama Anggota Grasindo mengevakuasi pendaki yang terjatuh dan cidera kaki usai mendaki Gunung Sindoro, Minggu (9/6) petang.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Enam personel Badan SAR Nasional (Basarnas) Unit Wonosobo bersama Anggota Grasindo, berhasil mengevakuasi seorang pendaki perempuan yang mengalami cidera kaki saat turun mendaki di Gunung Sindoro. Seorang survivor yang diketahui bernama Nela Pelangi (25), warga asal Bogor itu tak bisa melanjutkan perjalanan turun mendaki bersama rekan-rekannya.

Koordinator Basarnas Unit Wonosobo Heri Sunandar melalui Anggota Unit SAR Wonosobo, A Dedi Setyawan mengungkapkan, survivor melakukan pendakian ke Gunung Sindoro bersama sejumlah rekannya pada Minggu (9/6) kemarin. Setelah mencapai puncak, mereka bermaksud untuk kembali turun melalui jalur Grasindo Kledung.

Namun, saat sedang mulai turun dari puncak Gunung Sindoro via Grasindo Kledung, saat di Pos 3 survivor sekitar pukul 18.30, rupanya terjatuh dan cidera kaki, sehingga tidak bisa berjalan kembali. Atas hal itu, rekan korban berupaya memberikan informasi kepada pengelola Grasindo Kledung, yang kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Basarnas Unit Wonosobo.


Personel Basarnas Unit Wonosobo memberikan pertolongan pertama kepada pendaki Gunung Sindoro yang terjatuh dan cidera kaki, Minggu (9/6) petang.

"Setelah mendapat laporan tersebut, kami berupaya menerjunkan enam personel membantu anggota Grasindo Kledung untuk mengevakuasi korban. Korban kami evakuasi dengan cara bergantian menggendong survivor, untuk turun ke Basecamp Grasindo. Alhamdulillah survivor dapat dievakuasi dengan selamat dan lancar," ungkapnya kepada fokussaba.com.

Korban bersama survivor lain berhasil dievakuasi hingga Basecamp Grasindo sekitar pukul 23.30 petang. "Kami bawa sampe basecamp saja, kurang tau temen-temen basecamp jadi dbawa ke rumah sakit apa tidak. Kami mengimbau kepada para pendaki untuk senantiasa berhati-hati saat melakukan pendakian," imbaunya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.