Ada Tujuh Titik Api, Kebakaran Dikhawatirkan Meluas


Petugas BPBD Wonosobo beserta personel gabungan standby memantau kejadian kebakaran di Gunung Pakuwojo masuk Desa Sembungan Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Senin (29/7) petang.

KEJAJAR (FOKUSSABA)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo bersama personel gabungan lain mengaku terus standby memantau kemungkinan kebakaran di Gunung Pakuwojo semakin meluas. Pasalnya, terdapat tujuh titik api yang dikhawatirkan bisa memicu kebakaran lebih besar akibat tertiup angin yang berhembus cukup kencang.

Petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Wonosobo, Sabarno saat dikonfirmasi menyebutkan, dari catatannya luasan area yang terbakar diperkirakan mencapai 26 hektare. Kondisi lahan yang terbakar merupakan lahan Perhutani, di petak 7-4 atau yang dulu disebut petak 7A. "Tadi kita turun masih ada sekitar tujuh titik api, saat ini relawan dari Sembungan sekitar 10 personil menuju lokasi," ujarnya pukul 21.03.

Meskipun demikian, kondisi titik api tersebut kecil-kecil. Tetapi pihaknya sangat khawatir kondisi titik api akan membesar karena angin masih kencang. Karena itu, menurut dia, dari 100 relawan gabungan yang turut memadamkan api dari mulai siang, beberapa di antaranya tetap standby di sekitar lokasi, guna pemantauan. "Memantau, berjaga-jaga bila titik api yang ada membesar‎, agar nantinya memudahkan koordinasi," tutur dia.

Baca juga : diduga-kebakaran-dipicu-pembakaran.

Pria yang karib disapa Mondleng itu menuturkan 100-an relawan yang terjun ke lapangan memadamkan api menggunakan perlatan seadanya. Mulai dari cangkul, parang, pompa air, dan peralatan lainnya. "Kita cangkul tanah di sekitar untuk melokalisir api," ujarnya. Sementara itu, ‎Kapolsek Kejajar, AKP Sukirman, mengakui pihaknya mendapat laporan adanya kebakaran hutan di Gunung Pakuwojo.

Pihaknya pun telah menerjunkan tim untuk memantau dan turut membantu pemadaman. Upaya pemadaman api dilakukan oleh petugas gabungan bersama masyarakat pecinta alam dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Parikesit, Patak Banteng, Dieng, Sembungan, Sikunang dan Stieng. Kurang lebih ada sebanyak 100 orang dibantu petugas kepolisian, TNI, BPBD dan SAR.
(A)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.