Banyak Muncul Aliran, Guru Agama Diwanti-wanti Jangan Bertentangan dengan NKRI


Kepala Kantor Kemenag Wonosobo, Muhammad Thobiq melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengawas Pendidikan Agama Islam tingkat SMP atas nama Noer Farida di Aula Kemenag Wonosobo, belum lama ini.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo, Muhammad Thobiq menilai, saat ini banyak muncul aliran yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pihaknya mewanti-wanti jangan sampai ada guru agama tidak mau hormat dengan Bendera Merah Putih, jangan sampai ada guru agama malah mengajarkan tidak cinta Indonesia.

"Itu semua menjadi tugas seorang pengawas. Pengawas guru tidak hanya mengawasi dan menilai guru secara administrasi saja, akan tetapi harus bisa menilai dan membina guru agama. Sebab, guru agama selain menguasai materi dan administrasi, yang tidak kalah penting adalah perilaku guru tersebut. Sangatlah ironi jika seorang guru agama mempunyai tingkah laku yang tidak sesuai aturan agama," ungkapnya.

Hal itu ditegaskan Thobiq saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengawas Pendidikan Agama Islam tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atas nama Noer Farida, yang sebelumnya menjadi guru PAI di SMP Negeri 2 Mojotengah. Acara digelar di Aula Kantor Kemenag Wonosobo dengan dihadiri kurang lebih 50 orang yang terdiri dari seluruh ASN Kantor Kemenag Wonosobo, seluruh Pengawas Agama Islam se Kabupaten Wonosobo.

Thobiq berharap setelah dilantik dan diambil sumpahnya, Pengawas Agama Islam dapat mengemban tugas dalam bekerja sesuai dengan kalimat sumpah jabatan. Dalam sumpah tersebut diantaranya, ASN tidak boleh menerima hadiah dalam bentuk apapun saat melaksanakan jabatan barunya tersebut. Menurutnya, pengisian jabatan itu sudah sesuai prosedur dan sesuai kebutuhan, karena saat ini untuk pengawas guru PAI untuk tingkat SMP baru ada satu orang.

Itupun guru dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Sedangkan dari Kemenag saat ini belum ada, sehingga sangatlah tepat. Apalagi yang bersangkutan secara admistrasi sudah lebih dari cukup baik ditinjau dari masa dinas, kepangkatan maupun prestasi kerja selama ini. "Untuk itu saya berharap kepada Noer Farida yang dilantik agar bisa beradaptasi di lingkungannya yang baru," harapnya.

Diharapkan juga para pejabat bisa dapat bekerja dengan semangat, serta lebih profesional dan lebih inovatif dalam bekerja. Karena jabatan adalah amanah, maka harus dijaga dan tampilkan karya yang terbaik dan bekerja dengan ikhlas. Sementara itu, Noer Farida berharap, jabatan yang diberikan menjadi amanah dan bisa dijalankan sebaik mungkin dan membawa keberkahan bagi semuanya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.